Lansia di Cisompet Garut Tewas Dianiaya Pemuda, Motif Masih Diselidiki

Lansia 74 tahun tewas setelah dianiaya pemuda di Cisompet, Garut. Polisi telah mengamankan terduga pelaku dan masih menyelidiki motifnya.

Lansia di Cisompet Garut Tewas Dianiaya Pemuda, Motif Masih Diselidiki
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Kepolisian Resor (Polres) Garut masih menyelidiki motif seorang pemuda yang diduga menganiaya seorang pria lanjut usia (lansia) hingga tewas di pinggir jalan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Polisi masih mendalami latar belakang aksi penganiayaan yang menyebabkan Eman Sutaryat (74), warga Desa Sukanagara, Kecamatan Cisompet, meninggal dunia.

Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi mengatakan, hingga kini polisi belum dapat menyimpulkan motif maupun latar belakang kejadian tersebut.

"Untuk motif maupun latar belakang kejadian masih dalam penyelidikan petugas kepolisian," kata Susilo Adhi di Garut, Rabu (2/9/2026).

Lansia Dianiaya hingga Tewas

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026) siang.

Eman Sutaryat ditemukan dalam kondisi mengalami luka-luka setelah diduga dianiaya seorang pemuda berinisial AS (28), warga Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet.

Setelah menerima laporan kejadian, sejumlah personel kepolisian bersama masyarakat langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang sempat melarikan diri.

AS akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Puskesmas Cisompet untuk mendapatkan penanganan medis.

"Terduga pelaku sudah berhasil diamankan, dan saat ini masih dalam perawatan di RSUD dr Slamet," ujar Susilo Adhi.

Polisi Kumpulkan Bukti dan Periksa Saksi

Susilo Adhi mengatakan, penyidik masih mengumpulkan berbagai bukti serta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Keterangan dari terduga pelaku juga akan dimintai setelah kondisi kesehatannya memungkinkan dan selesai menjalani penanganan medis.

Polisi belum dapat memastikan secara rinci kronologi penganiayaan maupun penyebab terjadinya aksi kekerasan tersebut.

"Kami akan melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta terus mendalami keterangan yang mengetahui kejadian tersebut," katanya.

Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh, termasuk motif dan latar belakang terjadinya dugaan penganiayaan terhadap korban.

Polisi Imbau Warga Tak Main Hakim Sendiri

Polres Garut mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat kepolisian.

Susilo Adhi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Polisi memastikan perkara akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku setelah seluruh bukti dan keterangan yang diperlukan berhasil dikumpulkan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana