OJK dan TPAKD Garut Perkuat Ekonomi Desa Wisata Tepas Papandayan Lewat Program EKI
OJK Tasikmalaya bersama TPAKD Kabupaten Garut memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui program EKI Desa Wisata Tepas Papandayan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui kegiatan Pra Inkubasi Lanjutan dan Inkubasi Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Desa Wisata Tepas Papandayan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Karamatwangi, Kabupaten Garut itu menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi desa yang inklusif melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha dan perluasan akses masyarakat terhadap produk serta layanan keuangan formal.
Program Desa EKI merupakan salah satu program unggulan TPAKD Kabupaten Garut yang mengintegrasikan penguatan literasi dan inklusi keuangan dengan pengembangan potensi Desa Wisata Tepas Papandayan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.
Melalui program itu, pelaku usaha di desa diharapkan tidak hanya memahami layanan keuangan formal, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Kegiatan diikuti pelaku UMKM Desa Wisata Tepas Papandayan dan masyarakat Desa Karamatwangi. Sejumlah narasumber dihadirkan, yakni dari OJK Tasikmalaya, bank bjb, BPJS Ketenagakerjaan, serta Sigit Agus Himawan dari PT Madubaru (PG Madukismo).
Peserta memperoleh pembekalan mengenai literasi keuangan, akses pembiayaan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga peningkatan produktivitas usaha pertanian guna memperkuat daya saing usaha.
Manajer OJK Tasikmalaya Putu Arya Wirasetyanta mengatakan, Program Desa EKI didorong menjadi fondasi terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang inklusif. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, BPJS Ketenagakerjaan, dan praktisi sektor riil akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
"OJK mendorong Program Desa EKI menjadi fondasi terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang inklusif. Melalui sinergi pemerintah daerah, industri jasa keuangan, BPJS Ketenagakerjaan, dan praktisi sektor riil, masyarakat tidak hanya semakin memahami produk dan layanan keuangan formal, tetapi juga memperoleh akses pembiayaan dan pendampingan usaha yang dapat meningkatkan produktivitas serta daya saing UMKM," ujar Putu, Selasa (4/8/2026).
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Garut, Riky Rizky Drajat, menilai Program Desa EKI menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam memperkuat perekonomian desa. Ia berharap peningkatan kapasitas pelaku UMKM yang dibarengi perluasan akses layanan keuangan formal mampu mendorong Desa Wisata Tepas Papandayan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.
"Program Desa EKI merupakan wujud nyata sinergi pemerintah daerah, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat perekonomian desa. Melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan perluasan akses terhadap layanan keuangan formal, kami berharap Desa Wisata Tepas Papandayan dapat tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan," kata Riky.
Editor : Doni Ramdhani


