Viral! Supriyani Guru Honorer yang Diduga Ditahan Oknum Polisi Gegara Tegur Muridnya

Nama Supriyani mendadak menjadi perbincangan di media sosial lantaran diduga tengah mengalami kasus yang dinilai tidak adil.

Viral! Supriyani Guru Honorer yang Diduga Ditahan Oknum Polisi Gegara Tegur Muridnya
Media sosial tengah menyoroti kasus Supriyani yang merupakan seorang guru honorer di SDN Baito, Konawe Selatan.

INILAHKORAN, Bandung - Media sosial tengah menyoroti kasus Supriyani yang merupakan seorang guru honorer di SDN Baito, Konawe Selatan.

Nama Supriyani mendadak menjadi perbincangan di media sosial lantaran diduga tengah mengalami kasus yang dinilai tidak adil.

Kasus Supriyani ini diangkat oleh salah seorang netizen dalam akun media sosial X, @Thegenkbos_

Dalam unggahannya, pemilik akun menyampaikan kronologi kasus Supriyani yang diduga ditahan oknum polisi karena menegur muridnya di sekolah.

Usut punya usut, orang tua murid yang ditegur Supriyani tersebut merupakan oknum anggota polisi hingga kasus ini menjadi panjang.

"Save Ibu Supriyani, S.Pd, Guru SDN  Baito, Konawe Selatan. Ditahan Polisi karena menegur siswa yang nakal. Orang Tua siswa tersebut adalah anggota Polisi," tulis akun tersebut. 

"Mohon doa & bantuannya Ibu Supriyani, S.Pd seorang guru honor yg sedang dalam masa pemberkasan P3K setelah honor bertahun2," sambungnya.

Adapun, kasus ini berawal siswa tersebut mendapat luka goresan di pahanya dan kemudian melaporkan hal tersebut ke orang tuanya yang merupakan oknum polisi itu.

Siswa tersebut mengadu kepada orang tuanya bahwa dia telah menerima kekerasan dan dipukul di sekolah oleh Supriyani. Padahal, menurut pengakuan Supriyani, dirinya hanya menegur.

Meski sudah dijelaskan, orang tua siswa tersebut tidak terima dengan pembelaan Supriyani. Namun, Supriyani yang tidak ingin memperpanjang masalah tersebut akhirnya meminta maaf ke rumah sang siswa.

Akan tetapi, permintaan maaf yang disampaikan Supriyani tersebut diduga merupakan jebakan lantaran orang tua siswa menganggap sang guru mengakui kesalahannya dan diam-diam dikasuskan.

Saat menyampaikan permintaan maaf, Supriyani diduga dimintai uang sebesar Rp50 juta oleh orang tua siswa. 

Supriyani yang tidak merasa melakukan kekerasan terhadap muridnya itu tidak mau membayar. Di sisi lain, pihak sekolah juga tidak mau mengeluarkan siswa tersebut.

Sampai pada akhirnya, Supriyani mendapat panggilan ke polda untuk dimintai keterangan. Namun, ternyata langsung ditahan dang suami Supriyani diminta pulang.

"Smpe akhirnya guru dpt panggilan di Polda smpe sana ktax mw dimintai keterangan ternyata langsung ditahan suamix disuruh pulang. Padahal ini guru masi Honor punya anak kecil. Sudah beberapa malam ditahan di Polda," tulis akun tersebut.

"Tiba-tiba ada panggilan dan guru yang bersangkutan langsung ditahan karena berkas perkara tiba tiba sudah lengkap. Mohon disebarkan untuk membebaskan Ibu Supriyani, S.Pd. dan beliau segera mendapat keadilan," tandasnya.

Hingga kini kasus Supriyani yang meminta keadilan terus digaungkan oleh netizen. Unggahan tersebut pun telah diposting ulang sebanyak 8 ribu kali.***


Editor : Firda Rachmawati