Viral Video Peledakan Gunung Karang Saat Hujan, Warga Bandung Barat Dibuat Resah

detik-detik peledakan di atas bukit Gunung Karang, Desa Karangsari, Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, mendadak viral

Viral Video Peledakan Gunung Karang Saat Hujan, Warga Bandung Barat Dibuat Resah
Viral Video Peledakan Gunung Karang Saat Hujan, Warga Bandung Barat Dibuat Resah

INILAHKORAN.ID - Sebuah video yang merekam detik-detik peledakan di atas bukit Gunung Karang, Desa Karangsari, Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, mendadak viral di media sosial.

Aksi peledakan tersebut memicu kekhawatiran mendalam bagi warga sekitar, terutama karena dilakukan di tengah kondisi cuaca ekstrem.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 22 Januari 2026. Dalam video yang awalnya diunggah oleh akun TikTok damipedelweis, terlihat material bukit berhamburan akibat ledakan aktivitas tambang saat hujan sedang mengguyur kawasan tersebut.

​Warga Khawatir Dampak Longsor

​Suasana mencekam dalam video tersebut mencerminkan keresahan warga yang tinggal di sekitar lokasi tambang. 

Penduduk setempat mengkhawatirkan getaran dan dampak dari aktivitas peledakan tersebut dapat memicu bencana tanah longsor.

"Tanggal 22 januari 2026, peledakan lagi, sambil hujan ini tuh.  Ya segini kondusif ga ada getaran ke rumah," ujar perekam video. 

Meski demikian, kekhawatiran ini kian memuncak mengingat wilayah Jawa Barat saat ini masih diselimuti cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang tinggi. Kondisi tanah yang labil akibat guyuran hujan dikhawatirkan tidak mampu menahan beban getaran dari aktivitas tambang berskala besar.

​​Unggahan yang dibagikan ulang oleh akun infobdgbaratcimahi ini telah mendapat atensi luas dari warganet. Banyak netizen yang mempertanyakan prosedur keamanan (SOP) peledakan yang dilakukan saat cuaca hujan, mengingat risiko keselamatan bagi pemukiman di bawah lereng gunung.

​Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak terkait dan pemerintah daerah segera meninjau aktivitas tambang di wilayah Cipongkor tersebut guna memastikan keamanan lingkungan dan mencegah terjadinya bencana yang tidak diinginkan.


Editor : Firda Rachmawati