W3st Side Aksara Ubah Bandara Husein Jadi Surga Pecinta Mobil Modifikasi

W3st Side Aksara curi perhatian dalam menggelar pameran mobil modifikasi. Pasalnya kegiatan dilakukan di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung.

W3st Side Aksara Ubah Bandara Husein Jadi Surga Pecinta Mobil Modifikasi
Bandara yang sudah tidak melayani penerbangan pesawat jet komersial sejak 29 Oktober 2023 ini disulap W3st Side Aksara menjadi surga pecinta mobil modifikasi. (muhammad ginanjar)

INILAHKORAN.ID - W3st Side Aksara curi perhatian dalam menggelar pameran mobil modifikasi. Pasalnya kegiatan dilakukan di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung.

Bandara yang sudah tidak melayani penerbangan pesawat jet komersial sejak 29 Oktober 2023 ini disulap W3st Side Aksara menjadi surga pecinta mobil modifikasi

Setidaknya terdapat ratusan kendaraan roda empat hasil modifikasi dari berbagai komunitas otomotif ditampilkan di dalam area Bandara.

Founder W3st Side Zikri Zime menjelaskan, kegiatan ini lebih menonjolkan sisi Barat Indonesia sesuai dengan namanya event yang dijalankan.

“Cakupannya adalah waktu Indonesia bagian Barat atau WIB, W3st side kita sebutnya. Dan saya merger dengan Pak Fahmi (Project Manager) untuk mengerjakan event ini dengan rasa yang baru,” ujar Zikri.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia otomotif sejak usia dini. Sehingga usia nol hingga tujuh tahun tidak dikenakan biaya alias gratis.

“Itu untuk merangsang regenerasi. Itu juga akhirnya tujuan dari kita, kita bisa mengenalkan otomotif dari umur, sejak dini, sampai nanti dia juga bertumbuh. Dia udah bisa melihat mobil yang bagus kayak apa, event yang bagus kayak apa,” jelasnya.

Apalagi, kata dia, segala hal mengenai roda empat ditampilkan. Tak hanya mobil modifikasi, tapi ada juga mini scale, remote control (RC) hingga tamiya. 

“Semua kita hadirkan semua hal-hal yang beroda. Bisa lihat, ada playground juga di atas untuk memfasilitasi anak-anak,” tambahnya.

Sementara itu, Fahmi Damarjati selaku Project Manager W3st Side membenarkan pameran mobil modifikasi di Bandara ini merupakan terobosan baru. Terlebih, dilangsungkan di area dalam Bandara.

“Tapi memang ini perjalanannya cukup lama. Berdasarkan regulasi, itu kita masih menggunakan regulasi airport. Ditambah kita ada peraturan dari mulai lalu lintas TNI, lalu perizinan airport, ditambah dengan ini atap kita itu hanya berjarak 3 meter, yang di mana 3 meter ini isinya adalah alarm detektor semua,” kata Fahmi.

Namun, pihaknya mencoba meyakinkan Angkasa Pura bahwa keamanan bisa terjaga dengan baik. Hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menggelar kegiatan di area dalam Bandara Husein Sastranegara.

“Makanya ini cukup sangat menantang untuk saya. Bukan cukup lagi, tapi sangat menantang. Di mana ketika ini menjadi sebuah sukses, ini akan menjadi cerita yang akan muncul di lain hari bahwa pernah ada event mobil di dalam gedung bandara,” pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani