Wali Kota Dorong Perguruan Tinggi Beri Beasiswa bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mendorong perguruan tinggi yang ada di Kota Bogor untuk memberikan peluang bagi para calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar bisa diterima melalui pemberian insentif berupa beasiswa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mendorong perguruan tinggi yang ada di Kota Bogor untuk memberikan peluang bagi para calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar bisa diterima melalui pemberian insentif berupa beasiswa.
"Kami telah melakukan pertemuan dengan para rektor perguruan tinggi di Bogor, guna melakukan diskusi dan merancang program peningkatan lama sekolah hingga lulus perguruan tinggi, serta mempromosikan keberadaan perguruan tinggi di Kota Bogor agar dapat menjadi pilihan bagi para calon mahasiswa," ungkap Dedie kepada wartawan pada Rabu 7 Mei 2025.
Dedie melanjutkan, Pemkot Bogor bersama para rektor sedang mencari dan akan merancang pola ataupun skema pembiayaan bagi calon mahasiswa kurang mampu melalui program orang tua asuh dari berbagai industri.
"Ini menjadi konsen bersama, termasuk juga anak-anak Kota Bogor yang berkesempatan kuliah di Kota Bogor tetapi berasal dari keluarga tidak mampu, agar sama-sama dibantu dan dipikirkan bersama. Jangan sampai ketika sudah mendapatkan kesempatan, mereka tidak lulus karena kendala ekonomi," terang Dedie.
Dedie menjelaskan, saat ini lulusan SMA di Kota Bogor yang melanjutkan ke perguruan tinggi baru mencapai 31,5 persen. Dari data tersebut, artinya masih ada anak-anak di Kota Bogor yang belum melanjutkan ke perguruan tinggi, padahal di Kota Bogor terdapat 14 perguruan tinggi yang bisa menjadi pilihan.
"Empat belas perguruan tinggi ini sangat representatif dan punya sejarah panjang, serta telah menghasilkan tokoh-tokoh di tingkat lokal maupun nasional. Jadi, kami ingin lebih banyak lagi warga Kota Bogor yang bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi," jelas Dedie.
Dedie memaparkan, terkait promosi perguruan tinggi di Kota Bogor, sebagai kota yang indah dan sejuk memiliki sarana dan prasarana pendidikan perguruan tinggi yang memadai. Dirinya berharap para orang tua di luar Kota Bogor dapat memberikan izin kepada calon mahasiswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Kota Bogor.
"Kota Bogor memiliki satu perguruan tinggi negeri dan 14 perguruan tinggi swasta, yang lulusannya telah terbukti mampu berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional," paparnya.
Perwakilan para rektor yang juga Rektor Universitas Ibn Khaldun, Prof. Mujahidin menyampaikan, bahwa diskusi ini merupakan langkah awal kolaborasi untuk meningkatkan angka partisipasi murni warga Kota Bogor dalam menyelesaikan pendidikan di jenjang perguruan tinggi.
"Nantinya, para rektor bersama Pemkot Bogor akan melakukan pendataan terlebih dahulu untuk mengetahui dasar dan latar belakang para lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Kalau misalnya karena ketidakmampuan ekonomi, kami akan carikan beasiswanya, sehingga mereka bisa melanjutkan ke perguruan tinggi," ungkap Mujahidin.
Mujahidin menjelaskan, bersama Pemkot Bogor, para rektor juga akan mempromosikan keberadaan seluruh perguruan tinggi di Kota Bogor. Dari hasil diskusi dengan Wali Kota Bogor akan berlanjut dengan pertemuan antara perguruan tinggi dan dunia industri.
"Kemudian akan kami bentuk polanya, dan setelah itu akan ada pencanangan ajakan 'Ayo Kuliah di Kota Bogor'. Kami berharap, langkah awal dalam merancang program ini dapat memberikan kontribusi dan dampak positif bagi Kota Bogor serta pendidikan di Indonesia," jelasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

