Warga Kampung Ciseah Kutawaringin Sibuk Bersih-bersih Rumah dan Jalan Pasca Diterjang Banjir Bandang Semalam

Pasca banjir bandang akibat luapan air dari aliran Sungai Ciwidey pada Kamis 4 Desember 2025, warga di Kampung Ciseah Desa Pameuntasan Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, hingga Jumat siang ini masih membersihkan sisa-sisa lumpur di dalam rumah dan merendam berbagai perabotan rumah tangga.

Warga Kampung Ciseah Kutawaringin Sibuk Bersih-bersih Rumah dan Jalan Pasca Diterjang Banjir Bandang Semalam
Berdasarkan pantauan, hingga sekitar pukul 14.00 WIB pada Jumat 5 Desember 2025, warga di Kampung Ciseah masih sibuk bersih-bersih rumah serta jalan dan gang diperkampungan yang semalam dilanda banjir bandang setinggi kurang lebih 1,5 meter. (rd dani rnugraha)

INILAHKORAN.ID - Pasca banjir bandang akibat luapan air dari aliran Sungai Ciwidey pada Kamis 4 Desember 2025, warga di Kampung Ciseah Desa Pameuntasan Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, hingga Jumat siang ini masih membersihkan sisa-sisa lumpur di dalam rumah dan merendam berbagai perabotan rumah tangga.

Berdasarkan pantauan, hingga sekitar pukul 14.00 WIB pada Jumat 5 Desember 2025, warga di Kampung Ciseah masih sibuk bersih-bersih rumah serta jalan dan gang diperkampungan yang semalam dilanda banjir bandang setinggi kurang lebih 1,5 meter. 

Dibantu Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung, mereka menyiram sisa-sisa lumpur. Berbagai perabotan rumah tangga seperti kursi, kasur, pakaian dan lainnya pun terlihat dibarsihkan dan dijemur ditepian jalan kampung itu.

"Saat air mulai surut sekitar pukul 05.00 WIB, kami mulai bersih-bersih. Wah genangan air dan lumpurnya tebal sekali,sampai kami dibantu oleh mobil Pemadam kebakaran untuk membersihkan lumpur dari dalam rumah dan jalanan," kata Dadang Hermawan salah seorang warga Ciseah, Jumat 5 Desember 2025.

Dikatakan Dadang, hujan deras yang terjadi di daerah atas yakni Rancabali, Ciwidey dan Pasirjambu. Menyebabkan luapan air di aliran  Sungai Ciwidey yang bermuara ke Sungai Citarum tersebut.

"Hujan sejak sore hingga malam besar dan merata diwilayah Kabupaten Bandung. Air mulai masuk ke pemukiman tadi malam sekitar pukul 21.50 WIB. Merendam puluhan rumah di beberapa kampung di dua kecamatan," ujar Dadang yang juga pegiat lingkungan. 

Menurut Dadang, ketinggian air di pemukiman warga yang terendam ini bervariatif. Seperti di Kampung Muara Ciwidey Desa Cilampeni Katapang, ketinggian air 2 hingga 3 meter. Rumah yang terendam jumlahnya ratusan. Sedangkan di Kampung Sekebungur Desa Pameuntasan Kutawaringin, kata dia, ketinggian air sekitar 1,5 meter.

"Kalau malam ini hujan turun lagi. Bisa dipastikan air akan kembali meluap. Dan kami harus siap-siap mengungsi ke tempat yang aman, " katanya. 

Dadang melanjutkan,banjir dari Sungai Ciwidey ini merendam pemukiman di beberapa kampung di dua kecamatan tersebut ini bersifat bandang, dengan cepat surut.

"Hampir setiap tahun terjadi banjir bandang. Tapi banjir tadi malam terbilang besar serta lumayan lama, air baru surut subuh, dan kami khawatir bakal terjadi banjir susulan," ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani