Menjajal Jalan Cibodas Kutawaringin Jalur Favorit Para Pesepeda dan Pejalan Kaki di Kabupaten Bandung

Kabut pagi yang dingin masih menyelimuti perbukitan, butiran-butiran embun pun masih menggenang di sela-sela daun padi yang mulai menguning menjelang dan rumput tepi jalan Cibodas di Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, pagi sekitar pukul 06.00 WIB, Minggu 30 November 2025. 

Menjajal Jalan Cibodas Kutawaringin Jalur Favorit Para Pesepeda dan Pejalan Kaki di Kabupaten Bandung
Di tepian jalan, terlihat juga rombongan pejalan kaki, tua, muda laki-laki perempuan dan juga anak-anak dengan setelan olah raga kekinian. nampak asyik joging sambil bercengkrama, melepas penat dari aktivitas mereka sepanjang pekan,menghirup udara pegunungan yang sejuk, melihat aktivitas warga setempat yang tengah bertani disawah dan ladang menjadi kesenangan tersendiri bagi mereka. (rd dani r nugraha)

INILAHKORAN, Soreang - Kabut pagi yang dingin masih menyelimuti perbukitan, butiran-butiran embun pun masih menggenang di sela-sela daun padi yang mulai menguning menjelang dan rumput tepi jalan Cibodas di Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, pagi sekitar pukul 06.00 WIB, Minggu 30 November 2025. 

Namun meski udara dingin masih menyelimuti, di sepanjang jalan kampung yang berselang dengan pesawahan dan kebun itu, nampak sejumlah orang yang berolahraga, rombongan pesepeda mereka terlihat semangat mengayuh sepedanya ditanjakan jalanan kampung yang masih diselimuti kabut tipis khas perbukitan yang sejuk. 

Di tepian jalan, terlihat juga rombongan pejalan kaki, tua, muda laki-laki perempuan dan juga anak-anak dengan setelan olah raga kekinian. nampak asyik joging sambil bercengkrama, melepas penat dari aktivitas mereka sepanjang pekan,menghirup udara pegunungan yang sejuk, melihat aktivitas warga setempat yang tengah bertani di sawah dan ladang menjadi kesenangan tersendiri bagi mereka.

Memang setiap akhir pekan, pada Sabtu dan Minggu, jalan perkampungan di sepanjang jalur yang berada di tepian bukit serta pesawahan, sungai-sungai kecil dan selokan berair jernih ini menjadi trek favorit untuk berolahraga. Meski jalanan kampung ini terdapat beberapa tanjakan yang cukup panjang dan curam, namun tidak pernah menyurutkan minat masyarakat yang datang dari luar daerah untuk berolahraga.

"Saya sengaja datang bersama saudara dan kawan-kawan dari Sumarrecon Kota Bandung, pengen mencoba jalur sepeda di Cibodas Kutawaringin ini. Ternyata benar, mantap sekali, udara dan suasana khas pegunungan masih asli sejuk, tenang dan nyaman, " kata Ferdy (39) salah seeorang pesepeda dari Summarecon Bandung. 

Menurut Ferdy, dari Summarecon Bandung ia dan kawan-kawannya menaikan sepeda mereka kedalam mobil. Kemudian, mobil diparkir di depan Gedung Budaya Soreang. Dari Soreang, untuk menuju ke jalur olahraga atau bersepeda di Cibodas ini sekitar 7 kilometer ke arah barat. Yakni menyusuri Jalan Raya Soreang-Cipatik, kemudian belok kiri menuju Desa Cibodas yang letaknya berada diperbukitan dibelakang kawasan Stadion Si Jalak Harupat.

"Walaupun cuma sekitar 7 kilometer namun jalurnya cukup lumayan menguras keringat. Karena ada beberapa tanjakan yang lumayan panjang. Cocok banget untuk olahraga sepeda ataupun jogging jalan-jalan pagi," ujarnya.

Lokasinya yang tak jauh dari ibu kota Kabupaten Bandung di Soreang serta mudah diakses oleh kendaraan. Karena jalanan menuju tempat ini terbilang bagus, jalan desa dengan lebar lebih dari 5 meter ini sudah dicor mulus. Sehingga, enak untuk dilalui  kendaraan bermotor maupun pesepeda dan  pejalan kaki. Maka tak heran jika banyak orang dari berbagai daerah di Bandung Raya, yang datang setiap akhir pekan untuk menjajal jalur ini untuk bersepeda dan jogging.

Jika ingin beristirahat sambil menikmati aneka kudapan khas pedesaan, seperti pisang, ubi, singkong rebus, combro, katimus, aneka gorengan dengan sambel oncom, nasi liwet, nasi ketan,  beragam minuman tradisonal seperti bandrek, lemon serai, lemoh jahe gula merah dan lainnya, para pesepeda dan pejalan kaki bisa singgah di beberapa warung yang ada di tepian jalan disepanjang perkampungan itu.

"Makanan dan minuman di sini enak banget, meskipun jadul (jaman dulu) tapi justru meningatkan kita pada jaman dulu. Apalagi makannya sambil melihat perbukitan dan pesawahan yang ada para petaninya lagi bekerja, serasa kembali kemasa lalu ajah, " kata Triastopo (48) salah seorang pesepeda dari Cicalengka Kabupaten Bandung bagian Timur, yang ditemui di warung peristirahatan Saraosna di Kampung Bojongkoneng, Desa Cibodas Kecamatan Kutawaringin.

Triastopo mengaku senang mencoba jalur sepeda di tempat itu. Karena meskipun tak terlalu panjang. Namun, beberapa tanjakan serta turunan yang lumayan ekstrim cukup menguras tenaga serta memacu adrenalin saat diturunan jalan yang lumayan panjang dan sedikit curam.

"Jalurnya dekat dari Soreang, jadi kendaraan bermotor kita parkir. Lalu naik sepeda ke Cibodas, tidak terlalu jauh dari jalan raya, bahkan Stadion Si Jalak Harupat juga terlihat jelas dari atas perbukitan di jalur ini, senang sekali bisa melepas penat karena aktivitas sepanjang pekan," katanya.


Editor : Doni Ramdhani