Warga Regol Jadi Korban Begal Motor di Jalan Soekarno-Hatta

Begal atau pencurian dengan kekerasan kemabli terjadi di Jalan Soekarno-Hatta atau Sekelimus, para pelaku beraksi dengan cara menabrakan motor kemudian menodongkan senjata tajam kepada korban dan mengambil motornya

Warga Regol Jadi Korban Begal Motor di Jalan Soekarno-Hatta
Ilustrasi pembegalan

INILAHKORAN.ID - Aksi pencurian dengan kekerasan atau begal terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di kawasan Sekelimus, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Minggu dini hari, 4 Januari 2026. Dalam peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor milik korban berhasil dibawa kabur pelaku.

Kapolsek Bandung Kidul, Kompol Sulardjo, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa begal diketahui terjadi sekitar pukul 04.28 WIB.

“Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polsek Bandung Kidul, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta Sekelimus, pada Minggu dini hari,” ujar Kompol Sulardjo saat dikonfirmasi, Selasa 6 Januari 2026.

Korban dalam kejadian ini diketahui bernama EZ (42), seorang wiraswasta asal Kecamatan Regol, Kota Bandung. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox warna perak dengan nomor polisi D-5441-AEQ.

Kompol Sulardjo menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, pelaku melancarkan aksinya dengan cara mengikuti kendaraan korban dari belakang.

“Pelaku mengikuti korban, lalu menabrakkan kendaraannya ke arah sepeda motor korban hingga korban terjatuh. Setelah itu, pelaku menodongkan senjata tajam jenis golok,” jelasnya.

Karena merasa terancam, korban memilih menyelamatkan diri dan menjauh dari lokasi kejadian. Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur sepeda motor milik korban.

“Korban lari untuk menghindari ancaman, sementara pelaku langsung membawa kendaraan korban,” kata Sulardjo.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp25 juta. Hingga saat ini, pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Kami sudah menerima laporan korban dan saat ini masih melakukan penyelidikan serta pengumpulan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap pelaku,” tegas Sulardjo.


Editor : Ahmad Sayuti