Warga Sekitaran GBLA Sempat Resah Dengan Klakson Telolet, Begini Kata Polisi
Banyaknya kendaraan bus yang menggunakan klakson telolet di sekitaran Gedebage dan Masjid Raya Al Jabbar, membuat warga resah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Banyaknya kendaraan bus yang menggunakan klakson telolet di sekitaran Gedebage dan Masjid Raya Al Jabbar, membuat warga resah.
Bahkan warga nekat memasang spanduk peringatan akan hal tersebut. Spanduk-spanduk itu, diketahui dipasang oleh warga Komplek Perumahan Cempaka Arum dekat Stadion GBLA.
"Sebelum ada warga yang komplen terhadap kelakuan sopir-sopir bus yang lewat dengan tujuan Masjid Raya Al Jabbar, kami (Polsek Gedebage) dan Dishub Kota Bandung sudah memberikan imbauan baik lisan maupun tulisan atau spanduk, namun tak dihiraukan justru spanduk imbauan larangan membunyikan (klakson) telolet dicabut hilang," ujar Kapolsek Gedebage Polrestabes Bandung, Kompol Wawan Setiawan saat dikonfirmasi, Senin 7 Oktober 2024.
Wawan mengatakan, sejak kemarin meski banyak kendaraan bus yang berdatangan, situasi GBLA terkendali kondusif dan para pengemudi bus tak membunyikan klakson telolet.
"Kemarin dan hari ini kami lakukan operasi gabungan (Polsek Gedebage, Kecamatan Gedebage, Lurah Rancanumpang, Dishub Kota Bandung, dan Satlantas Polrestabes Bandung) menertibkan dan menindak berupa penilangan serta mengamankan mekanik program telolet sebanyak delapan unit bus yang lewat di GBLA menuju Masjid Raya Al Jabbar," ujarnya.
Kompol Wawan pun menyebut warga Komplek Perumahan Cempaka Arum mengucapkan terima kasih kepada tim gabungan yang sudah melaksanakan giat operasi kepada bus-bus yang nakal membunyikan klakson telolet.
"Kami mengimbau warga yang nongkrong dan utamanya para anak untuk tak meminta dibunyikan telolet kepada sopir bus-bus. Kami akan rutin melaksanakan giat operasi sampai benar-benar kondusif," katanya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

