Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Bakal Terjadi di Bandung Raya, Suhu di Lembang di Bawah 20 Derajat
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat cuaca ekstrem berupa angin kencang dengan suhu dingin masih melanda wilayah Bandung Raya selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat cuaca ekstrem berupa angin kencang dengan suhu dingin masih melanda wilayah Bandung Raya selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Akibat cuaca ekstrem tersebut, sejumlah kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pun ikut terdampak yang diprediksi bakal terjadi hingga 2 Januari 2023.
Prakirawan Cuaca BMKG Bandung Muhamad Iid Mujtahid mengatakan, sejak beberapa hari ini memang ada cuaca ekstrem berupa gangguan berupa siklon tropis dan ada juga seruak dingin.
"Cuaca seperti ini masih akan terus terjadi diprakirakan sampai 2 Januari mendatang," katanya kepada wartawan, Kamis 29 Desember 2022.
Tak hanya itu, dampak cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan suhu di wilayah Bandung Raya khususnya di dataran tinggi seperti Lembang akan menginjak suhu dingin dengan prakiraan kurang dari 20 derajat celcius.
"BMKG mencatat, hari kemarin suhu di Lembang sampai 16 derajat. Suhu dingin dengan rata-rata 18 sampai 20 derajat masih akan terus terjadi di wilayah Lembang sampai awal Januari," bebernya.
Ia menuturkan, angin kencang yang membawa suhu dingin ini berdampak pada potensi hujan yang tidak menentu.
Menurutnya, hujan bisa mengguyur wilayah Bandung sewaktu-waktu dengan intensitas hujan ringan hingga lebat.
"Kondisi angin kencang ini berdampak pada potensi hujan yang bervariasi. Bisa siang, sore, malam dan dini hari dengan intensitas hujan ringan hingga lebat," tuturnya.
Selain itu, dampak dari cuaca ekstrem tersebut juga berpotensi mengundang bencana hidrometeorologi di sejumlah titik.
Oleh karena itu, tambah dia, wisatawan diminta untuk mewaspadai potensi bencana.
"Di sejumlah daerah yang memiliki intensitas curah hujan sedang hingga lebat perlu mewaspadai bencana hidrometeorologi," ujarnya.
"Selalu pantau juga info-info resmi dari BMKG sebelum bepergian," pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

