Wimbledon Jadi Kuburan Maut, Tinggal Sabalenka Bertahan, Ini Daftar Top 5 yang Gugur

Wimbledon 2025 betul-betul menjadi kuburan maut bagi petenis unggulan. Di tunggal putri, Aryna Sabalenka jadi satu-satunya top 5 yang bertahan.

Wimbledon Jadi Kuburan Maut, Tinggal Sabalenka Bertahan, Ini Daftar Top 5 yang Gugur
Jasmine Paolini jadi petenis top 5 keempat yang tumbang di Wimbledon 2025, menyisakan Aryna Sabalenka satu-satunya yang bertahan. (X @JasminePaolini)

INILAHKORAN, LondonWimbledon 2025 betul-betul menjadi kuburan maut bagi petenis unggulan. Di tunggal putri, Aryna Sabalenka jadi satu-satunya top 5 yang bertahan.

Jasmine Paolini, unggulan keempat, menjadi pemain teranyar yang tersingkir. Dia menyerah 6-4, 4-6, 4-6 dari Kamilla Rakhimova pada babak kedua Wimbledon 2025.

Padahal, Jasmine Paolini adalah runner-up Prancis Terbuka dan Wimbledon tahun lalu. Tapi, memang sejak saat itu dia tak pernah melewati babak keempat di turnamen grand slam manapun. Akhirnya itu berlanjut di Wimbledon 2025.

Lawan yang mengalahkan Jasmine Paolini, Kamilla Rakhimova tampil untuk kedua kalinya di Wimbledon. Dua tahun lalu, dia kalah di babak pertama.

Secara keseluruhan, petenis Rusia berusia 23 tahun itu hanya berhasil mencapai babak ketiga dua kali dalam 13 turnamen utama sebelumnya.

Kemenangan atas Jasmine Paolini adalah sukses pertamanya melawan petenis peringkat 10 teratas dunia.

“Saya mencoba untuk tidak memikirkan lawan dan mencoba untuk fokus pada permainan saya. Itu berhasil bagi saya,” kata Kamilla Rakhimova. 

“Saya hanya berpura-pura seperti sedang melawan gadis biasa, bukan pemain peringkat 4 dunia,” tambahnya.

Jasmine Paolini, finalis Wimbledon tahun lalu, kini menjadi petenis unggulan top 5 keempat yang tersingkir di Wimbledon 2025. Akibatnya, tinggal Aryna Sabalenka yang bertahan.

Jasmine Paolini kini bergabung dengan unggulan kedua Coco Gauff, Jessica Pegula (3), dan Zheng Qinwen (5), yang harus pulang lebih awal dari All England Club.

Tapi, Jasmine Paolini masih lebih baik di antara yang lainnya. Coco Gauff, Jessica Pegula, dan Zheng Qinwen bahkan langsung tersingkir di babak pertama.

Sebanyak 23 unggulan — 13 putra, 10 putri — gagal melaju ke babak kedua, menyamai total tertinggi di turnamen grand slam mana pun sejak mereka mulai menetapkan 32 unggulan di setiap babak tunggal pada tahun 2001.

Pada Rabu, dua unggulan lain ikut tumbang. Unggulan ke-12, Diana Shnaider kalah 6-4, 6-1 dari Diane Parry dan unggulan ke-22 Donna Vekic, yang kalah dari Paolini di semifinal tahun lalu, kalah 6-1, 6-3 dari Cristina Busca. (*)


Editor : Zulfirman