Wisata Jabar Diserbu Saat H+3 Lebaran, Arus ke Puncak Tembus 30 Ribu Kendaraan
H+3 arus balik Lebaran kawasan wisata Puncak diserbu ribuan pengunjung yang memanfaatkan momen liburan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Alih-alih langsung kembali ke kota asal, ribuan warga justru memanfaatkan momen H+3 Idulfitri 2026 untuk berwisata. Dampaknya, sejumlah destinasi unggulan di Jawa Barat diserbu kendaraan hingga memicu kepadatan signifikan dan rekayasa lalu lintas.
Dinas Perhubungan Jawa Barat mencatat lonjakan volume kendaraan menuju kawasan wisata seperti Puncak, Ciwidey, Lembang, hingga Pangandaran. Arus kendaraan yang tinggi bahkan memaksa penerapan sistem satu arah (one way) di sejumlah titik krusial.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar mengungkapkan, kawasan Puncak menjadi titik dengan tekanan lalu lintas tertinggi. Volume kendaraan yang masuk tercatat mencapai 30.283 unit, sementara Ciwidey mencapai 14.524 unit.
Untuk meredam kemacetan, rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional. Di jalur menuju Puncak, sistem satu arah diterapkan sejak pagi hari. Sementara itu, kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta hanya diperbolehkan untuk roda dua. Kepadatan juga merata di destinasi lain.
"Volume kendaraan ke arah Lembang dan Pangandaran lebih tinggi dibandingkan arus baliknya," kata Dhani, dikutip Kamis 26 Maret 2026.
Di kawasan Lembang, kebijakan satu arah turut diterapkan yang berdampak pada penutupan akses kendaraan menuju Kota Bandung dari arah tersebut.
Data Dishub Jabar menunjukkan lonjakan wisatawan sudah terjadi sejak H+2 Lebaran atau Senin 23 Maret 2026 lalu. Volume kendaraan menuju Puncak tercatat 26.798 unit, Ciwidey 20.595 unit, Pangandaran 16.528 unit, dan Lembang 15.232 unit. Laju kendaraan di kawasan tersebut pun melambat dengan kecepatan rata-rata hanya berkisar 20 hingga 30 kilometer per jam.
Editor : Ahmad Sayuti

