Yang Mau Berpartisipasi Jadi Tim Relawan, Silahkan Daftar di Pikobar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat membuka kesempatan kepada warga yang hendak membantu penanganan virus Corona. Warga yang ingin berpartisipasi menjadi tim relawan penangulangan Covid-19 dapat mendaftar melalui aplikasi Pikobar.

Yang Mau Berpartisipasi Jadi Tim Relawan, Silahkan Daftar di Pikobar

INILAH, Bandung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat membuka kesempatan kepada warga yang hendak membantu penanganan virus Corona. Warga yang ingin berpartisipasi menjadi tim relawan penangulangan Covid-19 dapat mendaftar melalui aplikasi Pikobar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat Setiaji mengatakan pihaknya memfasilitasi sistem perekrutan. Hal tersebut untuk menindaklajuti keinginan gubernur Ridwan Kamil dalam menyikapi pandemi virus Corona di Jabar. 

"Jadi pak gubernur sudah menginformasikan bahwa kita ini butuh bantuan relawan . Relawan ini kita bagi menjadi dua, yaitu relawan medis sama non-medis," ujar Setiaji, Selasa (31/3/2020).

Adapun relawan medis, Setiaji mengatakan, yang memiliki keahlian sebagai surveilans, perawat, dokter spesialis anak, dokter spesialis paru, dokter umum, analis hingga phlebotomist.

Sedangkan relawan non-medis yaitu media dan publikasi, runner, tim Logistik,  publik health policy researcher, publik policy researcher, data entry, back and developer, front and developer dan product manager.

"Dan rekrutmennya masuk ke dalam aplikasi Pikobar supaya warga yang berkeinginan dapat membantu dalam rangka untuk menangani Covid-19," katanya.

Setiaji menambahkan, pihaknya pun akan menggandeng relawan yang dapat membantu dalam mengembangkan aplikasi Pikobar agar dapat maksimal diakses oleh masyarakat. "Selain pengembangan aplikasi, developer, programer, juga di dalamnya ada yang sifatnya seperti infografis relawan yang lainnya juga ada di sana," katanya.

Disinggung berapa jumlah relawan yang dibutuhkan guna membantu Pemprov Jabar untuk menangani Pandemi Corona, Setiaji mengaku, pihaknya tidak membatasi. Namun, yang hendak berpartisipasi harus memiliki keahlian sesuai dengan kriteria Tim Relawan Covid-19. 

"Kita sih membuka sebanyak-banyaknya," katanya. 

Lebih lanjut, sejauh ini pihaknya pun terus mengembangkan aplikasi Pikobar yang merupakan open source dengan dibantu oleh sejumlah komunitas. Dengan kehadiran relawan khususnya para programer, lanjut dia, maka ke depan akan bertambah fitur fitur dalam aplikasi tersebut yang sangat dibutuhkan oleh masyarkat. 

"Sampai saat ini kami juga menambah beberapa fitur, seperti buat laporan kasus, juga logistik, managemen hasil lab, dan masih banyak lagi fitur fitur yang lain," katanya.

Setiaji mengaku, pihaknya sedang menggodok terus optimasilasi fitur logistik dan tracing pada aplikasi Pikobar. Pada fitur tracing, dia menyampaikan, maka bilamana ada warga yang positif terinfeksi virus Corona dapat diketahui dengan siapa saja melakukan kontak. 

"Jadi kita bisa mencegah penyebarannya," katanya. 

Sementara dengan adanya fitur logistik, maka jumlah sumbangan melalui fitur donasi akan disalurkan lebih terarah. Manajemen untuk menyalurkan bantuan juga dapat disinergikan dengan fitur kebutuhan peralatan kesehatan. 

"Misalkan kebutuhan logistik yang sekarang tersedia berapa dan harus diserahkan ke siapa. Kalau pakai sistem kita kan enak menyalurkannya," pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun telah mengajak masyakat untuk berpartisipasi jadi bagian tim relawan Covid-19 melalui akun Instagram pribadinya @ridwankamil. 

"Saat ini, kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi Tim Relawan Penanggulanan COVID-19. Tenaga yang dibutuhkan meliputi berbagai posisi tenaga medis dan non-medis ," tulis Ridwan Kamil dalam unggahannya, Selasa (31/3).

Emil -sapaan Ridwan Kamil- mengatakan bagi pemuda dan pemudi yang mempunyai keahlian, pengalaman, atau keinginan untuk bantu tanggulangi wabah COVID-19 bisa langsung mendaftar secara daring.

"Anda bisa daftar melalui aplikasi Pikobar yang dapat diunduh di Playstore lalu klik banner Daftar Relawan atau daftar melalui: https://indorelawan.org/p/pikobar," kata dia.

Dia mengaku, sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai usaha untuk menanggulangi COVID-19 di Jawa Barat. Mulai dari mempersiapkan berbagai infrastruktur penunjang kesehatan hingga melakukan sosialisasi di berbagai media.

"Namun, pemerintah membutuhkan peran serta dan kolaborasi dari semua pihak untuk bersama-sama menanggulangi wabah COVID-19 di Jawa Barat,"  pungkasnya. (riantonurdiansyah) 


Editor : JakaPermana