Yantie Rachim Ajak Ibu-ibu Kembali Gemar Membaca dan Menulis

Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim mengatakan, di tengah arus informasi yang semakin cepat budaya literasi kini bergeser dari buku ke media sosial. 

Yantie Rachim Ajak Ibu-ibu Kembali Gemar Membaca dan Menulis
Bunda Literasi Kota Bogor Yantie Rachim mengajak para ibu di Kota Bogor untuk kembali menumbuhkan budaya serta minat membaca dan menulis. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim mengatakan, di tengah arus informasi yang semakin cepat budaya literasi kini bergeser dari buku ke media sosial. 

Untuk itu, dia yang juga Bunda Literasi Kota Bogor itu mengajak para ibu di Kota Bogor untuk kembali menumbuhkan budaya serta minat membaca dan menulis.

"Langkah saya mengajak para ibu kembali menumbuhkan budaya serta minat membaca dan menulis terus bergulir. Literasi saat ini, khususnya membaca, sudah lama bergeser, bukan lagi melalui buku, tetapi media sosial," kata Yantie, Senin 13 Oktober 2025.

Dia melanjutkan, sebagai Bunda Literasi dirinya berusaha menumbuhkan kembali minat membaca dan menulis yang sudah agak bergeser, karena sekarang hampir semua orang beralih ke smartphone. 

"Budaya baca yang ada tidak lagi di buku, tapi di media sosial. Dengan membaca bacaan yang bermanfaat, secara otomatis isi bacaan akan masuk dan tersimpan ke dalam memori, sehingga nantinya bisa menjadi cerita untuk diceritakan kepada anak dan cucu," terangnya.

Yantie menjelaskan, kegiatan membaca diharapkan dapat ditularkan kepada anak, keluarga, teman hingga masyarakat. Apalagi ibu-ibu PKK yang memang dekat dengan masyarakat. 

"Harus bisa mengalokasikan waktu untuk membaca Alquran maupun buku apa pun, sehingga bisa memberikan dampak positif," jelas Yantie.

Yantie memaparkan, pentingnya menulis, karena selain menjadi ruang ekspresi untuk menyalurkan kondisi emosional, kegiatan menulis juga dapat menjadi sarana evaluasi diri ketika membaca kembali tulisan-tulisan yang pernah dibuat, yang berisi nilai-nilai kehidupan, pengalaman dan kebijaksanaan yang berguna bagi generasi berikutnya.


Editor : Doni Ramdhani