Yusfitriadi Prediksi Ridwan Kamil Tidak Menjadi Cagub Jawa Barat

Ridwan Kamil diperkirakan bakal mendapatkan kursi menteri dari Presiden-Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Yusfitriadi Prediksi Ridwan Kamil Tidak Menjadi Cagub Jawa Barat
Ridwan Kamil diperkirakan bakal mendapatkan kursi menteri dari Presiden-Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka./Reza Zurifwan

INILAHKORAN, Bogor-Ridwan Kamil diperkirakan bakal mendapatkan kursi menteri dari Presiden-Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu, karena baik Ridwan Kamil maupun Partai Golkar berkontribusi nyata atas kemenangan pasangan calon (Paslon) nomor urut 02 tersebut, terutama dari pemilih milenial atau Gen Z.

"Saya melihat, bahwa Ketua Tim Kemengan Daerah (TKD) Paslon Capres-Cawapres nomor urut 02 Jawa Barat Ridwan Kamil akan diangkat menjadi Menteri oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, karena Jawa Barat dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar di Indonesia, memiliki kontribusi sangat besar dalam pemenangan Prabowo-Gibran," ucap Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Yusfitriadi kepada wartawan, Senin, 19 Februari 2024.

Yusfitriadi menuturkan dengan beralihnya target tujuan Ridwan Kamil dari Calon Gubernur Jawa Barat menjadi Menteri, maka akan mengubah kontestasi politik pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat.

"Nanti, Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan berdiskusi lagi, siapa yang akan menjadi Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2024-2029, dimana ada nama-nama beken seperti Iwan Bule, Dessy Ratnasari, Bima Arya dan lainnya," tutur Yusfitriadi.

Ia menambahkan bahwa posisi Partai Golkar kuat di KIM terbilang kuat karena diusungnya Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres, terlebih Partai Golkar memiliki branding partainya U-40.

"Branding U-40 Partai Golkar itu berhasil, hingga raihan suara Partai Golkar bertambah hingga saat ini mereka menjadi pemenang kedua Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024," tambahnya.

Founder Lembaga Study Visi Nusantara ini menjelaskan, bahwa Partai Golkar akan berpeluang menempatkan kader perempuan terbaiknya dalam perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta atau Pilgub Banten.

"Walaupun Partai Golkar tidak terlalu kuat di DKI Jakarta, namun bisa juga Airin Rachmi Diani maju dalam Pilgub DKI Jakarta, walaupun di DKI Jakarta, partai politik yang kuat itu Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)," jelas Yusfitriadi. (Reza Zurifwan)***


Editor : JakaPermana