13 Warga Jabar Dipulangkan dari Luar Negeri dalam Dua Gelombang

Pemerintah bentu memulangkan para WNI yang berada di luar negeri dan 13 di antaranya berasal dari Jawa barat

13 Warga Jabar Dipulangkan dari Luar Negeri dalam Dua Gelombang
Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, Hendra Kusuma Sumantri

INILAHKORAN.ID - Pemerintah memfasilitasi pemulangan puluhan warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri. Dari total warga yang dipulangkan tersebut, 13 orang di antaranya merupakan warga asal jawa Barat.

Data tersebut diperoleh melalui koordinasi antara Badan Penghubung Pemerintah Provinsi jawa Barat dengan Kementerian luar negeri Republik Indonesia terkait proses repatriasi WNI ke tanah air.

Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) jawa Barat, Hendra Kusuma Sumantri menjelaskan, bahwa secara keseluruhan terdapat 32 WNI yang akan dipulangkan melalui dua penerbangan berbeda.

“Dari total 32 WNI, terdapat 13 orang yang berasal dari jawa Barat,” ujar Hendra, Kamis 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pemulangan para WNI dilakukan secara bertahap dalam dua kloter penerbangan yang tiba di Indonesia pada tanggal berbeda.

“Penerbangan dibagi dua kloter. Kloter pertama sebanyak 22 orang, di dalamnya ada 10 orang asal jawa Barat. Kloter kedua sebanyak 10 orang, di antaranya tiga orang dari jawa Barat,” ucapnya.

Selain warga asal jawa Barat, terdapat pula dua WNI dari provinsi lain yang meminta bantuan fasilitasi kepulangan dari pemerintah daerah. Keduanya berasal dari Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat.

Setibanya di Indonesia, para WNI asal jawa Barat tersebut direncanakan melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing tanpa pendampingan transportasi dari pemerintah daerah.

WNI asal jawa Barat rencananya semuanya pulang mandiri,” katanya.

Meski demikian, Disnakertrans jawa Barat hingga kini masih menunggu informasi lebih rinci mengenai identitas dan latar belakang para WNI yang dipulangkan tersebut. Beberapa data penting yang belum diterima antara lain terkait status kepulangan mereka, apakah bersifat permanen atau sementara.

Selain itu, pemerintah daerah juga belum memperoleh kepastian mengenai latar belakang para WNI tersebut, apakah mereka merupakan pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar, atau kategori lainnya, serta dari daerah mana saja mereka berasal di jawa Barat.

“Kami juga masih menunggu detail apakah mereka yang pulang ini permanen atau sementara, kemudian apakah mereka PMI atau pelajar, serta berasal dari daerah mana saja di jawa Barat,” ucapnya.

Disnakertrans jawa Barat juga masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait kemungkinan adanya tambahan WNI yang akan dipulangkan pada tahap berikutnya. 


Editor : Ahmad Sayuti