2019, Garut Alami 409 Bencana Alam yang Menimbulkan Kerugian Rp12,5 Miliar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mencatat, sepanjang 2019 kemarin di Kabupaten Garut terjadi sebanyak 409 kali kejadian bencana alam. Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian material mencapai Rp12,5 miliar.

2019, Garut Alami 409 Bencana Alam yang Menimbulkan Kerugian Rp12,5 Miliar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mencatat, sepanjang 2019 kemarin di Kabupaten Garut terjadi sebanyak 409 kali kejadian bencana alam. Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian material mencapai Rp12,5 miliar.

Kepala Pelaksana BPBD Garut Firman Karyadin mengatakan, kejadian bencana di Garut sepanjang tahun tersebut didominasi bencana tanah longsor yang mencapai sebanyak 65 kejadian. Disusul banjir sebanyak 44 kejadian, kebakaran 41 kejadian, angin puting beliung 27 kejadian, pergerakan tanah 16 kejadian, pohon tumbang 16 kejadian, rumah roboh 16 kejadian, kekeringan 13 kejadian, tersambar petir 7 kejadian, dan banjir longsor 3 kejadian.

"Selain itu, ada juga kejadian orang hanyut atau tenggelam sebanyak 4 kejadian, bangunan ambles, gempa bumi, gedung/bangunan roboh, keracunan massal, temuan mayat, dan lainnya," kata Firman melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut Tb Agus Sopyan, Senin (10/2/2020).

Dia menuturkan, ratusan jenis bencana tersebut mengakibatkan sebanyak 2.127 kepala keluarga (KK) atau setara 7.766 jiwa menjadi korban terdampak. 

Sebanyak dua korban di antaranya menghilang, 8 korban meninggal dunia, 24 korban luka, dan sebanyak 169 KK atau setara 663 jiwa mengungsi.

Sedangkan, sarana prasarana yang terdampak antara lain sebanyak 31 unit rumah hancur, 123 unit rumah rusak berat, 388 unit rumah rusak sedang, dan 212 unit rumah rusak ringan. Terdapat juga sebanyak 124 unit rumah terancam, 780 unit rumah terendam banjir, serta sejumlah sekolah, tempat ibadah, kolam, maupun lahan pertanian. (Zainulmukhtar) 


Editor : Doni Ramdhani