2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Bupati Aep Minta Kawal Pembangunan Desa

Sebanyak 2.251 anggota BPD dari 297 desa di Karawang resmi dilantik. Bupati Aep meminta BPD aktif mengawal pembangunan dan penggunaan anggaran desa.

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Bupati Aep Minta Kawal Pembangunan Desa
Sebanyak 2.251 anggota BPD dari 297 desa di Karawang resmi dilantik. Bupati Aep meminta BPD aktif mengawal pembangunan dan penggunaan anggaran desa.

INILAHKORAN.ID– Sebanyak 2.251 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 297 desa di Kabupaten Karawang resmi dilantik dan diambil sumpah/janji oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

Pelantikan anggota BPD untuk masa keanggotaan 2026-2034 tersebut berlangsung di Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Senin 5 Oktober 2026.

Usai melantik ribuan anggota BPD, Aep berharap seluruh anggota yang mendapat amanah dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memahami kebutuhan masyarakat di masing-masing desa.

"Kami berharap semoga seluruh anggota BPD yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta dekat dengan kebutuhan masyarakat," kata Aep.

Menurut Aep, BPD memiliki peran penting dalam membangun pemerintahan desa yang terbuka dan partisipatif. BPD juga diharapkan mampu memusyawarahkan setiap kebijakan di tingkat desa agar keputusan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain menjalankan fungsi musyawarah, Aep menekankan pentingnya peran BPD dalam mengawal pelaksanaan pembangunan dan penggunaan anggaran desa.

Ia meminta anggota BPD aktif melakukan monitoring agar program pembangunan berjalan sesuai aturan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Kami berharap BPD ikut berperan aktif dalam memonitor pelaksanaan pembangunan dan penggunaan anggaran di masing-masing desa. Kita ingin setiap program berjalan dengan baik, transparan, dan manfaatnya sampai kepada masyarakat," katanya.

Aep juga menekankan pentingnya sinergi antara BPD, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pembangunan desa tidak dapat berjalan sendiri tanpa komunikasi dan kerja sama yang baik.

"Hal yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bersinergi dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Karena pada akhirnya, seluruh kebijakan dan pembangunan yang kita lakukan tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Aep.

Ia berharap anggota BPD dapat menjalankan fungsi kelembagaan secara optimal sekaligus menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa.

Dengan dilantiknya 2.251 anggota BPD tersebut, Aep berharap sinergi antara BPD dan pemerintah desa semakin kuat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan transparan, sesuai ketentuan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.***


Editor : JakaPermana