2,5 Juta Kegiatan Digelar di Jabar, Ops Keselamatan Fokus Edukasi dan Sosialisasi

Ditlantas Polda Jabar fokus edukasi atau preemtif dalam kegiatan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 yang sudah berjalan selama dua pekan

2,5 Juta Kegiatan Digelar di Jabar, Ops Keselamatan Fokus Edukasi dan Sosialisasi
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengek langsung kesiapan kendaraan dan sopir saat Operasi Ketupat Lodaya 2026, Rabu (11/2). Ditlantas Polda Jabar kedepankan preemtif atau edukasi saat operasi tersebut demi kesiapan jelang Ops Ketupat Lodaya Lebaran. (Cesar Yudistira/Inilahkoran)

INILAHKORAN.ID – Polda Jawa Barat mencatat telah menggelar sekitar 2,5 juta kegiatan preemptif selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026. Kegiatan tersebut didominasi edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, jutaan kegiatan preemtif saat Operasi Keselamatan Lodaya  itu dilakukan secara masif oleh seluruh jajaran Polres dan Polda di wilayah Jawa Barat.

“Pada saat operasi keselamatan H+10 ini, di seluruh jajaran Polda Jawa Barat kita sudah melaksanakan kegiatan pre-emptive sebanyak 2,5 juta kegiatan,” ujar Raydia, Rabu 11 Februari 2026.

Ia merinci, kegiatan tersebut meliputi penyebaran sekitar 1,3 juta leaflet dan brosur imbauan keselamatan berlalu lintas. Selain itu, edukasi melalui media sosial juga gencar dilakukan.

“Kita juga melaksanakan sekitar 600 ribu kegiatan edukasi di media sosial, kemudian sosialisasi kampanye berkeselamatan,” jelasnya.

Tak hanya itu, petugas juga turun langsung ke sekolah dan perusahaan untuk memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada pelajar dan karyawan.

“Kita kunjungi sekolah, kita datangi perusahaan untuk memberikan himbauan. Harapannya saat Operasi Ketupat berlangsung dua minggu ke depan, situasi lebih aman, nyaman, dan selamat,” katanya.

Raydian menegaskan, pendekatan edukatif ini menjadi kunci untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran.

“Tujuan akhirnya tetap sama, bagaimana kita menjaga dan menyelamatkan nyawa manusia di jalan raya,” tutupnya.


Editor : Ahmad Sayuti