4 Korban Penyiraman Cairan Kimia di Manonjaya Jalani Operasi, 2 Dipulangkan
4 Pegawai konveksi yang disiram air kimia kini harus menjalni operasi sedangkan dua lainnya diperbolehkan pulang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Perkembangan terbaru kasus penyiraman cairan kimia terhadap pekerja konveksi di Kampung Gunajaya, Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menunjukkan empat korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara dua lainnya telah dipulangkan.
Wakil Direktur RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, Titie Purwaningsari, menyampaikan bahwa total enam korban sempat mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut.
“Laporan dari IGD, pasien datang bertahap, awalnya dua orang, total ada enam orang yang masuk,” ujar Titie, Rabu (6/5/2026).
Dari enam pasien tersebut, dua orang yakni Hendri dan Fadila Fatir asal Manonjaya diperbolehkan pulang karena luka yang dialami tergolong ringan, bahkan tidak mencapai satu persen dari luas tubuh.
Sementara itu, empat korban lainnya masih menjalani perawatan intensif. Mereka adalah Abdul Kholik Setiawan, Rizki, M Danda, dan Wina Agustina.
“Empat orang dirawat inap dan harus masuk ruang operasi karena luka bakarnya cukup luas, mengenai wajah, leher, hingga badan,” katanya.
Menurut Titie, tindakan medis yang dilakukan berupa pembersihan luka (debridement) dalam kondisi steril di ruang operasi dengan pembiusan. Hal ini dilakukan untuk mencegah infeksi lanjutan yang dapat memperparah kondisi korban.
Ia juga mengungkapkan, salah satu korban perempuan mengalami luka cukup serius di bagian wajah dengan tingkat keparahan mencapai lebih dari 30 persen.
“Yang perempuan cukup parah karena terkena di area wajah di atas 30 persen,” ujarnya.
Selain itu, pihak rumah sakit mengkhawatirkan dampak lanjutan dari paparan cairan kimia tersebut, terutama jika mengenai jaringan lunak seperti mata dan mulut.
“Kalau mengenai jaringan lunak seperti mata sangat berbahaya, bisa berisiko kebutaan. Jika sampai masuk ke mulut, infeksinya bisa cepat menyebar ke lidah, bibir, dan bagian dalam lainnya,” ucapnya.
Sebelumnya, insiden penyiraman cairan kimia terjadi pada Senin (4/5/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB di sebuah konveksi di Kampung Gunajaya. Sebanyak sembilan pekerja menjadi korban dalam kejadian tersebut.
Polisi telah mengamankan seorang pria berinisial D yang diduga sebagai pelaku. Berdasarkan penyelidikan sementara, aksi tersebut diduga dipicu persoalan pribadi dengan salah satu korban dan dilakukan secara terencana.
Editor : Ahmad Sayuti


