6 Maskapai Ajukan Buka Rute dari Bandara Husein
Enam maskapai telah mengajukan permohonan resmi untuk beroperasi membuka rute menggunakan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung- PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mencatat sebanyak enam maskapai telah mengajukan permohonan membuka rute menggunakan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung.
Pengajuan sejumlah maskapai tersebut seiring rencana optimalisasi kembali operasional bandara tersebut.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan respons maskapai terhadap rencana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara cukup positif.
“Hingga saat ini, enam maskapai telah mengajukan permohonan resmi untuk beroperasi,” kata Arie dalam keterangan yang diterima di Bandung, Senin (20/7).
Enam maskapai yang telah mengajukan permohonan operasi tersebut yakni Citilink dengan rencana rute menuju Kualanamu, Denpasar, dan Surabaya, Super Air Jet dengan rute Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan, serta Pontianak.
Selain itu, Garuda Indonesia mengajukan rute menuju Denpasar, TransNusa melayani rute internasional menuju Kuala Lumpur dan Johor Bahru serta rute domestik Lampung, Scoot menuju Singapura, serta Wings Air dengan rute Lampung dan Palembang.
Arie mengatakan, setelah adanya pengajuan dari maskapai, InJourney Airports akan mengatur ketersediaan slot time penerbangan agar seluruh permintaan dapat terakomodasi sesuai kapasitas Bandara Husein Sastranegara.
“Kami berharap konektivitas penerbangan Bandara Husein Sastranegara dapat mendukung penuh pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat dan Kota Bandung khususnya,” ujarnya.
Menurut dia, kembali beroperasinya penerbangan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara diharapkan mampu memperkuat konektivitas Kota Bandung dan Jawa Barat, sekaligus memberikan dampak terhadap perkembangan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan ekonomi daerah.
Sementara itu Pemkot Bandung optimistis reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Bandung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa mengatakan dibukanya kembali penerbangan regional dan internasional dari Bandara Husein akan memberikan kemudahan akses bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Bandung.
“Dengan dibukanya Bandara Husein Sastranegara, baik itu penerbangan regional maupun internasional, tentu akan menambah kesempatan para wisatawan dari luar Pulau Jawa dan juga dari kawasan ASEAN seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei untuk masuk ke Kota Bandung dengan lebih cepat,” kata Adi.
Menurut dia, kemudahan akses transportasi udara tersebut menjadi peluang besar bagi sektor pariwisata Kota Bandung untuk kembali tumbuh dan menarik lebih banyak wisatawan.
Adi menilai reaktivasi bandara juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor pendukung pariwisata, termasuk hotel, restoran, kafe, serta pelaku usaha perjalanan wisata.
“Di masa-masa sebelumnya jumlahnya cukup besar, terutama wisatawan dari Malaysia yang sangat banyak datang ke Bandung,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkot Bandung saat ini juga terus berkoordinasi dengan pelaku industri pariwisata, mulai dari agen perjalanan, pengelola hotel, hingga pelaku usaha kuliner untuk mempersiapkan diri menyambut kembali peningkatan arus wisatawan. (bsf)
Editor : Inilahkoran

