Mangrove Menjaga Pesisir Cirebon

Mangrove Menjaga Pesisir Cirebon
TANAM MANGROVE: Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jabar menanam 500 pohon mangrove di Desa Mundu Pesisir, Kabupaten Cirebon, Minggu (13/9).

INILAH, Bandung - Lima ratus bibit mangrove ditanam di tepian pesisir Cirebon. Satu per satu bibit itu ditancapkan ke tanah berlumpur, menjadi harapan kecil untuk menjaga pantai dari ancaman kerusakan sekaligus merawat kehidupan yang bergantung pada laut.

Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat membawa semangat tersebut ke Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Minggu (13/9). Melalui gerakan bertajuk “Gerakan Ekologis untuk Jabar Asri”, mereka mengajak organisasi kepemudaan, komunitas, dan warga setempat menanam 500 pohon mangrove.

Aksi itu bukan sekadar penghijauan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai elemen kepemudaan dalam satu kepedulian: menjaga lingkungan yang semakin menghadapi tekanan.

Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Barat, Alfian Syukur, mengatakan generasi muda memiliki tanggung jawab untuk memastikan alam tetap dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Pemuda harus mengambil peran dalam menjaga lingkungan. Hari ini kita tidak hanya menanam mangrove, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan Jawa Barat,” ujar Alfian dalam keterangannya, Senin (14/9).

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup berhenti pada wacana. Ia harus diterjemahkan menjadi tindakan yang dapat memberi manfaat bagi ekosistem sekaligus masyarakat dalam jangka panjang.

Semangat itu sejalan dengan nilai Laudato Si’ yang menjadi salah satu pijakan kegiatan. Alam dipandang bukan sekadar ruang yang ditempati, tetapi bagian dari kehidupan yang harus dirawat bersama.

Ketua DPD KNPI Jawa Barat Bayu Umbara mengapresiasi keterlibatan pemuda dalam gerakan tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan akan semakin kuat jika tidak berjalan sendiri-sendiri.

Kolaborasi lintas organisasi dan komunitas, kata Bayu, diperlukan untuk membangun kesadaran generasi muda sekaligus menghadapi persoalan ekologis yang semakin kompleks.

Mangrove yang ditanam di pesisir Cirebon juga memiliki arti lebih dari sekadar tanaman. Akar-akarnya kelak diharapkan menjadi benteng alami yang membantu menjaga kawasan pantai dan keseimbangan ekosistem.

(yuliantono/gin)


Editor : Inilahkoran