6 Ribu Kasus Aktif Covid-19 Disumbang Varian Omicron

Ketua Satgas COVID-19 Kota Bandung Asef Gufron menyebutkan, lonjakan kasus terkonfirmasi positif di Kota Bandung, telah mencapai 6.803, kasu

6 Ribu Kasus Aktif Covid-19 Disumbang Varian Omicron
Gejala varian Omicron memang ringan. Tapi, Prof dr Tjandra Yoga Aditama mewanti-wanti satu hal.



INILAHKORAN, Bandung - Ketua Satgas COVID-19 Kota Bandung Asef Gufron menyebutkan, lonjakan kasus terkonfirmasi positif di Kota Bandung, telah mencapai 6.803, kasus aktif.

Sebagian besar, mereka yang terkonfirmasi, terdeteksi varian omicron.

"85 persen ini varian Omicron, dan sisanya kita belum bisa pastikan karena dalam pemeriksaan," ujar Asep ditemui usai gelar vaksinasi di Kampus Maranata, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga: Kapolda Ingatkan Warga Taati Prokes Omicron Melesat di Jabar


Pihaknya melakukan beberapa antisipasi, dengan salah satunya menerapkan ganjil genap, untuk menekan pergerakan masyarakat.

"Kita juga kordinasikan soal pasar tumpah, oleh Satpol PP dan aparat kewilayahan agar tidak ada lagi (pasar tumpah)," katanya.

Ditemui di tempat yang sama, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin mengatakan, ganjil genap kendaraan di luar aglomerasi Bandung Raya akan dilakukan kembali pekan ini. Seperti pekan lalu, pengawasan kendaraan dilakukan mulai Jumat, sekitar pukul 14.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Baca Juga: Heboh Gajah Masuk Tol Pekanbaru-Dumai, Ternyata Ini Penyebabnya


Menurutnya, aturan ini sangat berdampak baik pada mobilitas kendaraan di dalam Kota Bandung dan sekitarnya. Karena dari Kota Bandung biasanya wisatawan melanjutkan kegiatan akhir pekan di daerah lainnya.

"Secara volume ganjil genap ini menekan (mobilitas kendaraan). Artinya tidak ada (keramaian) seperti sebelum ganjil genap. Cuman kalau peningkatan Omicron itu berbeda lagi penghitungannya," ujar Aswin.

Untuk penyekatan jalan di dalam Kota Bandung, sejauh ini tidak ada perubahan masih tiga ruas jalan. Polrestabes Bandung terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bandung memastikan apakah akan ada penambahan ruas yang disekat atau tidak. (Caesar Yudistira)***


Editor : inilahkoran