8 Langkah Jitu Memulihkan Skin Barrier yang Rusak dan Panduan Lengkap Urutan Pemakaiannya
Siapa yang tidak mendambakan kulit sehat, lembut, dan bercahaya? Namun, berbagai faktor seperti polusi, stres, dan penggunaan produk yang tidak tepat dapat merusak skin barrier kita.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Siapa yang tidak mendambakan kulit sehat, lembut, dan bercahaya?
Namun, berbagai faktor seperti polusi, stres, dan penggunaan produk yang tidak tepat dapat merusak Skin Barrier kita.
Akibatnya, kulit menjadi kering, sensitif, dan rentan terhadap masalah kulit lainnya. Tenang saja, kamu tidak sendirian!
Dengan rangkaian Skincare yang tepat dan urutan pemakaian yang benar, Skin Barrier kamu bisa kembali pulih dan kulitmu akan berseri kembali.
Apa itu Skin Barrier?
Sebelum kita membahas lebih lanjut, penting untuk memahami apa itu Skin Barrier. Skin Barrier adalah lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai pertahanan alami tubuh.
Lapisan ini terdiri dari lipid, protein, dan sel-sel kulit yang membentuk semacam tembok pelindung.
Skin Barrier yang sehat akan menjaga kelembapan kulit, mencegah masuknya bakteri dan zat berbahaya, serta melindungi kulit dari iritasi.
Mengapa Skin Barrier Penting?
Skin Barrier yang sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan. Jika Skin Barrier rusak, kulit akan lebih mudah mengalami dehidrasi, iritasi, peradangan, dan bahkan jerawat.
Selain itu, Skin Barrier yang rusak juga dapat mempercepat proses penuaan kulit.
8 Skincare untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Urutan Pemakaiannya:
- Cleanser yang Lembut:
Pilih Cleanser yang pH-nya seimbang dan tidak mengandung bahan yang keras seperti sulfate. Cleanser berfungsi untuk membersihkan wajah dari kotoran dan minyak tanpa menghilangkan minyak alami kulit.
Contoh: Cerave Hydrating Facial Cleanser, Cetaphil Gentle Skin Cleanser.
- Toner yang Menghidrasi:
Toner membantu menyeimbangkan pH kulit dan memberikan hidrasi tambahan. Pilih Toner yang mengandung bahan-bahan seperti hyaluronic acid, glycerin, atau aloe vera.
Contoh: Hada Labo Gokujyun Hyaluronic Acid Lotion, Pyunkang Yul Toner.
- Serum dengan Kandungan Aktif:
Serum mengandung konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi dibandingkan produk Skincare lainnya. Pilih serum yang mengandung bahan-bahan seperti niacinamide, hyaluronic acid, atau ceramide untuk memperbaiki Skin Barrier.
Contoh: The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%, Cosrx Advanced Snail Mucin Power Essence.
- Moisturizer yang Kaya Nutrisi:
Moisturizer berfungsi untuk mengunci kelembapan pada kulit. Pilih moisturizer yang mengandung bahan-bahan seperti hyaluronic acid, ceramides, dan shea butter.
Contoh: CeraVe Moisturizing Cream, Cetaphil Daily Hydrating Lotion.
- Sunscreen Spektrum Luas:
Sunscreen melindungi kulit dari sinar UV yang dapat merusak Skin Barrier. Pilih sunscreen dengan SPF 30 atau lebih dan perlindungan spektrum luas.
Contoh: EltaMD UV Clear Facial Sunscreen, La Roche-Posay Anthelios Mineral Sunscreen.
- Masker Lembab:
Masker lembab dapat memberikan hidrasi ekstra pada kulit dan membantu memperbaiki Skin Barrier. Gunakan masker lembab 1-2 kali seminggu.
Contoh: Innisfree It's Real Squeeze Mask Sheet, Laneige Water Sleeping Mask.
- Oil:
Oil dapat membantu mengunci kelembapan dan menenangkan kulit yang sensitif. Pilih oil yang mengandung bahan-bahan seperti rosehip oil, jojoba oil, atau argan oil.
Contoh: The Ordinary 100% Organic Rose Hip Seed Oil, The Body Shop Vitamin E Facial Oil.
- Produk dengan Kandungan Prebiotik dan Probiotik:
Prebiotik dan probiotik membantu menyeimbangkan mikrobioma kulit dan memperkuat Skin Barrier.
Contoh: Some by Mi Galactomyces Pure Vitamin C Glow Serum, iUNIK Propolis Vitamin Synergy Serum.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


