Ada Apa, Petinggi Perusahaan Milik Tommy Soeharto Temui Bupati Bogor Ade Yasin?

Perusahaan milik Tommy Soeharto PT Bogor Raya Ecopark duduk bersama dengan Bupati Bogor Ade Yasin. Apa yang mereka bahas?

Ada Apa, Petinggi Perusahaan Milik Tommy Soeharto Temui Bupati Bogor Ade Yasin?
Perwakilan perusahaan milik Tommy Soeharta PT Bogor Raya Ecopark (Boreco) akhirnya menemui Bupati Bogor Ade Yasin.


INILAHKORAN, Citeureup- Perwakilan perusahaan milik Tommy Soeharto, PT Bogor Raya Ecopark (Boreco) menemui Bupati Bogor Ade Yasin. Ada apa?

Para petinggi PT Bogor Raya Ecopark yang merupakan perusahaan milik Tommy Soeharto, itu menemui Ade Yasin, Kamis 6 Januari 2022.

Perwakilan PT Bogor Raya Ecopark menemui Ade Yasin di gedung Setda Kabupaten Bogor di Cibinong.

Baca Juga: Inilah Daftar Pemain Persib di Putaran Kedua Liga 1 2021-2022

Ternyata, mereka hendak menyampaikan rencana pembangunan lapangan golf Eco Green atau New Palm Hill Golf beserta komplek sarana dan prasarana pendukungnya.

Direktur PT. Boreco Meidiyanto mengatakan konsep yang dilakukan di Bogor Raya Ecopark, selain lapangan golf bertaraf internasional di Desa Tajur, Citeureup, juga ada pembangunan di sektor pertanian dan peternakan.

Nantinya, lanjut dia, pembangunan tersebut akan berbasis peduli masyarakat dan lingkungan, serta pengembangan pasar dan agrobisnis.

Baca Juga: Shin Tae Yong Panggil 6 Pemain Timnas U-18 untuk Piala AFF U-23, Siapa Saja?

Salah satunya akan diakselerasikan atau dikerjasamakan dengan Koperasi Cemara Manggala 23 melalui program corporate social responsbility (CSR). 

“Selain membangun lapangan golf berkonsep eco green, Kami juga akan mengembangkan budidaya rumput odot dengan hanya 75 hari sudah bisa panen, yang bisa langsung di suplai ke perternakan-peternakan yang tentunya bernilai ekonomi yang cukup lumayan. Termasuk juga jagung manis, terong ungu, timun dan tomat sayur, bisa diserap pasar dan sangat mudah perawatannya,” kata Meidiyanto.

Diwawancarai di tempat yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin berharap konsep rencana pembangunan Bogor Raya Ecopark bisa mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah timur Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Cek Dashboard Akun Masing-masing! Jadwal Pencairan Insentif Kartu Prakerja Terbaru Tahun 2022

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini menuturkan bahwa audiensi dengan PT. Boreco dilakukan untuk membahas rencana pembangunan Bogor Ecopark.

Sebagai kepala daerah dirinya harus selalu mengetahui perkembangan dan permasalahan yang terjadi di Kabupaten Bogor sehingga Pemerintah Kabupaten Bogor tahu apa saja yang akan dibangun dan dikembangkan di Kabupaten Bogor.

“Saya sudah koordinasikan dan yakinkan kepada Presiden, Menteri PUPR, Bappenas dan bahkan ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman bahwa kami akan kendalikan pembangunan di area timur atau tepatnya Jalan Poros Tengah Timur (PTT),” tutur Ade Yasin.

Baca Juga: Cerita Soal Kasus Laura Anna, Tas Mewah Ibunda Gaga Muhammad Jadi Sorotan Netizen

Lebih lanjut Ade Yasin menerangkan bahwa pembangunan Jalan PTT ini juga termasuk salah satu upaya dalam mengatasi kemacetan Puncak.

Terlebih Presiden Joko Widodo juga gencar untuk menyukseskan program pariwisata sehingga kawasan di sekitar Jalan PTT juga bisa menjadi potensi wisata dan jadi daya tarik baru di wilayah tersebut.

“Melalui audiensi kita bisa kolaborasikan antara pemerintah dan swasta, apa saja yang bisa dikembangkan dan dibangun di sana sebagai pendukung pembangunan PTT karena potensinya sangat bagus dan besar, baik untuk pengembangan wisata maupun ekonomi,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin menambahkan, ada 10 langkah dalam pembangunan jalan yakni pembebasan, pembukaan jalan, pengerasan, finisihing cor atau hotmix, drainase, penghijauan, PJU, rambu-rambu, taman dan sertifikasi.

Baca Juga: CSR Kota Baru Parahyangan Bangun Jalan Beton Kampung Gunung Bentang Sepanjang 242 Meter

Dari 10 langkah itu ada dua langkah yang disepakati oleh pemilik lahan untuk melakukan hibah tanah dan pembukaan jalan.

Harapan Bupati Bogor Ade Yasin dan Pemkab Bogor minimal tahun 2022, jalan yang sudah terbuka di wilayah Sirkuit Sentul bisa disambungkan hingga ke Jalan Kabupaten Bogor yakni Jalan Raya Cibadak-Karang Tengah sehingga akan terlihat manfaatnya bagi masyarakat.

Baca Juga: Kasus Omicron di Amerika Serikat Makin Tinggi, Grammy Awards 2022 Resmi Ditunda

“Ini nantinya akan mendorong dalam mempercepat peningkatan indeks pembangunan manusia di wilayah timur Kabupaten Bogor, salah satunya di Kecamatan Sukamakmur. Kami ingin dua langkah itu segera dilaksanakan, karena concern kami ke jalan, agar bagaimana jalan ini bisa dibuka secepatnya, syukur-syukur bisa pengerasan sampai 2023, karena dapat terintegral terhadap pengembangan program Sport The City and Tourisme dan juga pembangunan Terminal Agri Bisnis di Kecamatan Sukaraja,” tambah Burhanudin.***(reza zurifwan)


Editor : inilahkoran