ADOR Menuduh Min Hee Jin jadi Dalang Perselisihan Kontrak NewJeans dengan Agensi
Saat ini agensi ADOR menuduh bahwa Min Hee Jin jadi dalang dibalik perselisihan kontrak dengan NewJeans.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Persidangan ketiga antara agensi ADOR dan girl grup NewJeans baru saja dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Juli 2025.
Di hari itu, Pengadilan Distrik Pusat Seoul (Divisi Sipil 41) mengadakan sidang ketiga dalam gugatan ADOR yang berupaya untuk mengonfirmasi keabsahan Kontrak eksklusifnya dengan member NewJeans Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein.
Selama presentasi berdurasi 30 menit, tim hukum ADOR mengungkap sebagian pesan KakaoTalk yang diduga dipertukarkan oleh Min Hee Jin, dengan klaim bahwa dialah yang mengatur email protes para orang tua, melatih nada bicara mereka, dan dengan cermat merencanakan kampanye media jangka panjang untuk membenarkan kepergian NewJeans.
ADOR menuduh bahwa Min Hee Jin bahkan mengoordinasikan susunan kata dalam surel tersebut agar sesuai dengan sentimen orang tua tertentu.
Min Hee Jin juga dituduh membuat daftar tujuh poin pembicaraan untuk menggiring opini publik terhadap ADOR dan HYBE.
ADOR menekankan bahwa strategi ini bukanlah protes spontan, melainkan operasi yang dirancang dengan cermat selama lebih dari tujuh bulan.
Klaim Inti ADOR yaitu: Min Hee Jin adalah “dalang” di balik pemutusan Kontrak NewJeans.
Orangtua NewJeans berpartisipasi dalam kampanye media di bawah bimbingannya.
Siaran langsung dan bahkan penampilan Hanni di Majelis Nasional merupakan bagian dari strategi ini.
Klaim bahwa HYBE telah meninggalkan NewJeans didasarkan pada laporan internal yang disalahartikan, dan Min Hee Jin tidak mengajukan keberatan ketika pertama kali ditulis 18 bulan yang lalu.
ADOR juga menolak tuduhan yang terkait dengan kontroversi "abaikan mereka" yang melibatkan seorang manajer ILLIT dan mengklarifikasi bahwa rekaman CCTV dihapus setelah periode 30 hari yang biasa, bukan dihapus secara sengaja.
Menurut ADOR, mereka memberikan dukungan yang memadai untuk NewJeans dan memenuhi semua kewajiban Kontrak, dengan menyatakan:
"Tidak ada pelanggaran kepercayaan di pihak kami. Klaim bahwa HYBE meninggalkan NewJeans jelas merupakan pemutarbalikan fakta."
Sebelumnya, ADOR memenangkan putusan pengadilan yang mempertahankan hak manajemennya dan melarang NewJeans melakukan promosi independen atau kesepakatan iklan baru tanpa persetujuan.
Pengadilan memperingatkan bahwa setiap pelanggaran dapat mengakibatkan kerugian sebesar ₩1 miliar per member.
Sebaliknya, tim hukum NewJeans berpendapat bahwa kepercayaan telah rusak parah, dengan menyebutkan kegagalan manajemen, pengabaian kewajiban, dan pergeseran nilai-nilai perusahaan ADOR setelah kepergian Min Hee Jin.
Mereka mengklaim tanggapan ADOR terhadap keluhan tersebut tidak jelas dan kurang substantif, dan bahwa upaya untuk menggantikan Min Hee Jin sebagai produser hanya bersifat simbolis.
Mereka menambahkan bahwa pemutusan Kontrak tersebut sah dan didasarkan pada pelanggaran serius, termasuk kegagalan melindungi artis dan perebutan kekuasaan internal menyusul konsolidasi manajemen HYBE.
Meskipun ADOR berpendapat bahwa alasan NewJeans untuk mengakhiri Kontrak tidak konsisten, kelompok tersebut tetap berpendapat bahwa tidak adanya kepercayaan dan dukungan yang memadai membuat kelanjutan Kontrak menjadi mustahil.
Saat kedua belah pihak bersiap untuk fase persidangan berikutnya, keretakan antara NewJeans dan ADOR tidak menunjukkan tanda-tanda akan terselesaikan.***
Editor : Irma Nurfajri


