AI Melesat Nalar Tersendat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jakarta - Jawaban instan kini hanya berjarak beberapa ketukan di layar. Kecerdasan buatan (AI) mampu membantu menyelesaikan tugas, merangkum bacaan, hingga menyusun esai dalam waktu singkat.
Namun, kemudahan itu menyimpan tantangan: ketika otak terlalu sering menyerahkan proses berpikir kepada mesin, kemampuan menganalisis dan berpikir kritis berisiko ikut melemah.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan AI dan latihan kognitif secara mandiri, terutama bagi generasi muda.
Menurut Stella, AI tidak harus dijauhi. Teknologi tersebut justru dapat menjadi sarana belajar apabila digunakan untuk berdiskusi, menguji gagasan, dan memperdalam pemahaman terhadap suatu persoalan.
“Jadi kalau kita menggunakan AI untuk men-training, misalnya kita diskusi sama AI-nya, itu mungkin akan bisa membantu kita. Tetapi, kalau kita menggunakan AI untuk mendapatkan jawaban cepat, pasti otaknya juga tidak akan bisa berkembang,” kata Stella, seperti dikutip dari ANTARA, Rabu (28/10).
Sebagai ilmuwan kognitif, Stella menilai otak perlu terus dilatih agar kemampuan berpikir berkembang. Proses mencari jawaban, mempertimbangkan berbagai sudut pandang, dan menyusun kesimpulan merupakan bagian penting dari pembelajaran yang tidak semestinya diabaikan hanya demi kecepatan.
Ia merujuk sejumlah penelitian yang menunjukkan hubungan antara pola penggunaan AI dan kemampuan akademik. Salah satunya penelitian yang menemukan bahwa siswa yang menggunakan AI setiap hari memperoleh skor sains lebih rendah dibandingkan siswa yang hampir tidak pernah menggunakan teknologi tersebut.
Stella juga mengutip penelitian Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang membandingkan kemampuan mahasiswa menulis esai dengan bantuan AI, mesin pencari internet, dan tanpa bantuan teknologi. Menurut dia, kualitas esai mahasiswa yang menggunakan AI lebih buruk dibandingkan mereka yang mengerjakan tugas tanpa bantuan AI. (gin)
Editor : Inilahkoran

