Ajak POM TNI, Polres Bogor Bakal Tertibkan Penggunaaan Mobdin Polisi dan TNI di Kawasan Puncak

Polres Bogor akan mengajak POM TNI untuk merazia penggunaan Mobdin Polisi dan TNI di kawasan Puncak menyusulaksi ugal ugalan polisi gadungan

Ajak POM TNI, Polres Bogor Bakal Tertibkan Penggunaaan Mobdin Polisi dan TNI di Kawasan Puncak
AKBP Iman Imanudin menuturkan akan bekerjasama dengan Polisi Militer (POM) TNI untuk melakukan operasi tertib lodaya bersama, hal itu karena demi ketertiban lalu lintas di Kawasan Puncak.

INILAHKORAN, Puncak - Tidak hanya mengaku sebagai anggota Binoops Baharkam Mabes Polri, Polisi gadungan Ipda Zafnat Paaneah yang melakukan aksi ugal-ugalan saat kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak juga menyimpan plat nomor dinas palsu TNI Angkatan Darat.

"Selain mengaku sebagai anggota Binoops Baharkam Mabes Polri, ia juga menyimpan plat nomor dinas palsu TNI Angkatan Darat dan juga pernah mengaku sebagai anggora Densus 88," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin kepada wartawan, Senin 28 Maret 2022.

AKBP Iman Imanudin menuturkan akan bekerjasama dengan Polisi Militer (POM) TNI untuk melakukan operasi tertib lodaya bersama, hal itu karena demi ketertiban lalu lintas di Kawasan Puncak.

Baca Juga: Tren Pasar Otomotif Positif, Honda Bandung Center Luncurkan All New Honda HRV

"Kami akan bekerjasama dengan Polisi Militer TNI untuk menertibkan kendaraan yang menggunakan plat dinas polisi maupun TNI terutama yang mengambil lajur bukan lajur semestinya, hal itu demi kenyamanan pengendara mobil maupun motor di Kawasan Puncak," tutur AKBP Iman Imanudin.

Rencana penertiban penggunaan kendaraan kendaraan dinas polisi maupun TNI diapresiasi aktivis masyarakat adat puncak (MAP) Chaidir Rusli, dia memaparkan bahwa salah satu penyumbang kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak karena tidak tertibnya pengendara mobil, bus dinas maupun motor pribadi.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Lima Brand Fesyen Berkolaborasi di Friendship Festival

"Kami masyarakat Kawasan Puncak sudah sering meminta ada penertiban penggunaan kendaraan kendaraan dinas polisi maupun TNI, namun baru kali ini akan dilakukan. Semoga langkah tersebut, bisa mengurangi potensi kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak," papar Chaidir Rusli. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran