Akan Fokus ke 3B dan 3T, Pemerintah Mulai Evaluasi Tata Kelola MBG

Pemerintah kini mulai evaluasi tata kelola program MBG yang akan lebih fokus ke 3B dan 3T.

Akan Fokus ke 3B dan 3T, Pemerintah Mulai Evaluasi Tata Kelola MBG
Program MBG.

Akan Fokus ke 3B dan 3T, Pemerintah Mulai evaluasi Tata Kelola MBG

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah melakukan evaluasi saat libur sekolah.

Pemerintah serius mengevaluasi dan memperbaiki tata kelola program MBG agar semakin tepat sasaran, dengan memprioritaskan kelompok 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita serta wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan fokus pada kelompok 3B dilakukan karena pemberian gizi pada kelompok tersebut dinilai paling efektif untuk mencegah dan menurunkan angka gizi buruk (stunting).

“Yang notabene memang intervensi kalau bicara stunting itu paling maksimal ada di situ,” tutur Qodari.

Selain kelompok 3B, pemerintah juga akan memperluas perhatian kepada daerah 3T yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan akses dan sumber daya.

“Jadi, bagaimana daerah-daerah yang tertinggal, terluar, terpencil, yang notabene mungkin selama ini perhatian masih kurang, sumber daya juga kurang, itu yang akan diprioritaskan,” jelasnya.

program MBG menurut Qodari telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena disalurkan secara rutin setiap hari selama masa sekolah berlangsung.

Pemerintah juga optimistis berbagai penataan dan penyempurnaan yang dilakukan akan semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan program, mulai dari aspek gizi hingga higienitas makanan yang diterima para penerima manfaat.

“Jadi, saya kira banyak sekali perubahan yang akan terjadi ke depan. Insya Allah akan meningkatkan kualitas gizi, kualitas kesehatan, higienitas dari MBG yang diterima oleh anak-anak kita, oleh ibu hamil dan ibu menyusui,” terangnya.***


Editor : Irma Nurfajri