Al-Fateh vs Al-Nassr, 90 Menit Lagi Cristiano Ronaldo Torehkan Prestasi yang Tak Bisa Dia Capai di Inggris dan Italia
Tinggal 90 menit lagi, lewat laga Al-Fateh vs Al-Nassr, Cristiano Ronaldo bakal mencapai tonggak prestasi yang tak pernah dia raih di Inggris dan Italia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Tinggal 90 menit lagi, lewat laga Al-Fateh vs Al-Nassr, Cristiano Ronaldo bakal mencapai tonggak prestasi yang tak pernah dia raih di Inggris dan Italia.
Cristiano Ronaldo hampir bisa dipastikan bakal jadi starter dalam laga Al-Fateh vs Al-Nassr di Stadion Al-Fateh, Al-Hofuf, Senin 26 Maie 2026 malam waktu setempat.
Tak hanya bagi Cristiano Ronaldo, duel Al-Fateh vs Al-Nassr juga punya makna sangat penting bagi Al-Nassr. Kemenangan membuka peluang mereka merebut tiket ke AFC Champions League Elite.
Crisitiano Ronaldo berpeluang mencapai tonggak prestasi personal yang tak pernah dia raih di Liga Premier Inggris dan Serie A Italia. Apa itu? Meraih Sepatu Emas alias jadi top skor dua musim berturut-turut.
Sekali-kalinya dia menjadi top skor beruntun adalah di La Liga. Itu dia capai pada musim 2013/2014 dan 2014/2015.
Bintang Portugal berusia 39 tahun itu kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan 24 gol. Dia unggul tipis dari Ivan Toney (22) dari Al Ahli, dan duo Karim Benzema dari Al Ittihad dan Abderrazak Hamdallah dari Al Shabab, yang sama-sama mencetak 21 gol.
Cristiano Ronaldo yang merebut Sepatu Emas musim lalu dengan memecahkan rekor 35 gol, kini hanya berjarak 90 menit untuk mengulangi prestasi itu — sesuatu yang tidak pernah dicapainya selama masa produktifnya di Inggris atau Italia, di mana ia memenangkan gelar pencetak gol terbanyak hanya sekali di setiap liga.
Meskipun musim Al Nassr mengecewakan, finis tanpa trofi domestik atau kontinental, konsistensi Ronaldo dalam mencetak gol telah membuatnya tetap menjadi pusat perhatian.
Jika ia kembali menempati puncak daftar pencetak gol, itu akan menandai babak baru kecemerlangan pribadinya dalam kariernya di Arab Saudi.
Mantan legenda Real Madrid dan Manchester United ini sebelumnya memenangkan Sepatu Emas Liga Primer pada 2007–08 dengan 31 gol, dan di Serie A pada 2020–21 dengan 29 gol untuk Juventus.
Di Spanyol, ia memuncaki daftar pencetak gol La Liga sebanyak tiga kali (2011, 2014, dan 2015), yang paling terkenal adalah dengan mencetak 48 gol pada 2014–15. (*)
Editor : Zulfirman


