Alokasikan Rp10,8 Miliar, Pemkot Cimahi Genjot Perbaikan 390 Rutilahu
Pemkot Cimahi mengalokasikan anggaran lebih dari Rp10 miliar untuk mempercepat renovasi ratusan Rutilahu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,8 miliar untuk mempercepat perbaikan kualitas hunian warga melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dikelola Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) untuk tahun anggaran 2026.
Rencananya, anggaran tersebut menargetkan rehabilitasi total 390 unit rumah di seluruh wilayah kota. Program ini diprioritaskan bagi warga berpendapatan rendah dan kawasan padat penduduk, dengan sistem pelaksanaan bertahap agar penanganan berjalan merata dan tepat sasaran.
Kepala DPKP Kota Cimahi, Amy Pringgo menjelaskan, pada tahap pertama di bulan Mei ini, sebanyak 63 unit rumah sedang dalam proses perbaikan.
"Untuk lokasi penyebarannya mencakup hampir seluruh kelurahan, mulai dari Cibabat, Pasirkaliki, Citeureup, Cipageran, Baros, Cigugur Tengah, Padasuka, Leuwigajah, Cibeureum, Cibeber, Melong, hingga Utama," kata Amy, Kamis (21/5/2026).
Kendati begitu, Amy memastikan tidak ada pembedaan prioritas wilayah, lantaran survei kelayakan dilakukan menyeluruh di setiap kelurahan, dan bantuan diberikan murni berdasarkan pemenuhan syarat teknis dan administrasi.
Saat ini, lanjut dia, proses administrasi dan penyusunan Surat Keputusan (SK) sedang disiapkan untuk tahap kedua yang akan menyasar 132 penerima bantuan.
"Prinsipnya siapa yang memenuhi syarat dan terdata, itulah yang kita prioritaskan. Untuk bulan Juni nanti, target kita naik signifikan menjadi 132 unit," kata Amy, Kamis (21/5/2026).
Sementara pada triwulan ketiga, kita jadwalkan pengerjaan sekitar 65 unit per bulan hingga September 2026," ujarnya.
Tak cuma itu, sebut Amy, Pemkot Cimahi juga telah menyiapkan skema kerja baru untuk mempercepat penyelesaian program ini, termasuk percepatan pembangunan turis sungai yang menjadi pendukung fasilitas permukiman.
"Kami berharap langkah ini membuat pekerjaan di lapangan lebih efisien, waktu pelaksanaan lebih singkat, dan manfaatnya segera dirasakan warga," ucapnya.
Pihaknya juga terus berupaya memastikan seluruh target 390 unit tercapai sesuai jadwal, dengan pengawasan ketat agar kualitas pembangunan terjaga dan anggaran digunakan secara akuntabel.
"Kami berharap tidak ada kendala berarti di lapangan, agar target akhir tahun bisa terpenuhi dan lebih banyak warga yang mendapatkan tempat tinggal yang layak dan sehat," tandasnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

