Amalan Ramadhan, Cara Dzikir yang Benar, Ustadz Hanan Attaki: Minimal Ucapkan Bismillah

Ustadz Hanan Attaki memberikan cara bagaimana dzikir yang benar. Yang bisa mengibaratkan manusia bagaikan buah jeruk yang manis dan sehat.

Amalan Ramadhan, Cara Dzikir yang Benar, Ustadz Hanan Attaki: Minimal Ucapkan Bismillah
mengerjakan amalan Ramadhan dzikir setiap saat atau ketika akan mengawali sesuatu.

INILAHKORAN, Bandung- Beriman kepada Allah bukan hanya diucapkan melalui mulut tapi juga dalam hati dan pikiran yang ditandai dengan dzikir.

Bulan suci Ramadhan hendaknya kita semua umat muslim mengerjakan amalan Ramadhan dzikir setiap saat atau ketika akan mengawali sesuatu.

Ustadz Hanan Attaki memberikan cara bagaimana dzikir yang benar. Yang bisa mengibaratkan manusia bagaikan buah jeruk yang manis dan sehat.

Baca Juga: Amalan Ramadhan Ini Ternyata Bisa Obati Penyakit Hati, Ustadz Hanan Attaki: Berkomunikasi dengan Allah

Dikutip dari kanal Youtube Hanan Attaki, berikut ini cara dzikir yang benar.

  1. Mengucapkan dengan lisan

“Saat mengawali aktifitas biasakan mengucapkan kalimat dzikir,” jelas Ustadz Hanan Attaki

Baik pada saat bulan Ramadhan atau bulan lainnya, mengucapkan dzikir dengan lisan menandakan bahwa segala aktifitas kita selalu diawali dengan kebaikan atas nama Allah SWT.

Baca Juga: Status Pekerjaan Sebagai Hubungan Kemitraan Berhak Dapat THR Gak ya? Simak Penjelasanya

Minimal ucapkan “Bismillah” untuk segala aktifitas yang baik, bahkan yang mubah menurut Islam.

“Segala sesuatu yang diawali dengan dzikir, itu artinya ibadah,” lanjutnya.

  1. Berdzikir dengan hati

 “Itu sudah masuk dalam kategori yakin dan percaya atas kekuasaan Allah,” tambahnya.

Baca Juga: Ello Tak Penuhi Panggilan Pertama, Penyidik Lakukan Penjadwalan Ulang Sebagai Saksi Terkait Kasus DNA Pro

 Bahkan dalam cara dzikir kedua ini, tidak perlu lagi mengucapkan kalimatnya. Tapi langsung mengingat Allah dalam hatinya.

Kapan pun dimana pun selalu mengingat Allah sampai hatinya bergetar.

Amalan Ramadhan dzikir memiliki 2 cara yang benar, baik diucapkan dilisan atau di hati, keduanya memiliki kekuatan yang cukup besar untuk meningkatkan ketaqwaan.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran