Amankan 5 Orang Pelaku Tawuran, Satreskrim Polresta Bogor Kota Buru Admin Medsos Kelompok yang Kerap Tawuran

Satreskrim Polresta Bogor Kota bersama Raimas dan jajaran Polsek berhasil mencegah beberapa aksi tawuran di wilayah Kota Bogor. 

Amankan 5 Orang Pelaku Tawuran, Satreskrim Polresta Bogor Kota Buru Admin Medsos Kelompok yang Kerap Tawuran
Satreskrim Polresta Bogor Kota tengah memburu admin-admin medias sosial (Medsos) dari kelompok-kelompok yang selalu menganggu Kamtibmas di Kota Bogor dan langkah awal dilakukan perburuan kepada remaja ataupun orang yang menggunakan atribut dari gengster tongkrongan. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Satreskrim Polresta Bogor Kota bersama Raimas dan jajaran Polsek berhasil mencegah beberapa aksi tawuran di wilayah Kota Bogor. 

Bahkan, Satreskrim Polresta Bogor Kota tengah memburu admin-admin medias sosial (Medsos) dari kelompok-kelompok yang selalu menganggu Kamtibmas di Kota Bogor dan langkah awal dilakukan perburuan kepada remaja ataupun orang yang menggunakan atribut dari gengster tongkrongan.

"Kami lakukan patroli bersama Raimas dan jajaran polsek-polsek SeKota Bogor untuk upaya pencegahan tawuran dan ini merupakan fungsi yang dikedepankan pak Kapolresta Bogor Kota guna mencegah kejahatan dan tawuran. Kami beberapa hari lalu, mengamankan 5 orang ditetapkan tersangka tapi diamankan lebih dari 20 orang selama minggu ini," ungkap Kepala Satreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Luthfi Olot Gigantara, Rabu 12 Juni 2024.

Baca Juga : Jumlah DP4 Pilbup Bogor Bertambah 27 Ribu Pasca Migrasi Penduduk

Luthfi melanjutkan, kemarin tim Rimas berpatroli memperoleh informasi akan ada tawuran di wilayah Bogor Tengah antar kelompok TOM dan Bocimi dan sempat melakukan aksi kejar-kejaran dengan kedua kelompok ini.

"Kami berhasil mengamankan kurang lebih ada 15 orang terduga, setelah dilakukan pemeriksaan kami tetapkan satu orang tersangka karena membawa Senjata Tajam (Sajam) untuk melukai lawannya. Di tangkap satu orang memiliki Sajam berinisial CN. Karena CN sudah terhimpit, berupaya melawan petugas dan dilakukan tindakan tegas terukur. CN ini dari kelompok Bocimi, barang bukti Sajam yang dimiliki dan dipegang tentu dia harus mempertanggung jawabkan," ungkap Lutfi.

Lutfi menjelaskan, tanggal 9 Juni 2024 didaerah kemudian didaerah dekat empang Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah, diamankan 3 orang tersangka dan 3 orang ini membawa Sajam berupa golok. Satu orang tersangka dewasa dan dua dibawan umur. Rencana mereka akan melakukan penyerangan ke Warung Tua Keramat (WTK).

Baca Juga : Dewan dan Pemkot Sepakat Tak Lanjutkan Pembahasan Raperda Penyelenggaraan Kesehatan

"Tiga orang diamankan Tegal Mangga Street (TMS), dua kelompok ini sama-sama berdomisili di sekitar TKP Bogor Tengah. Awalnya mereka tawuran, saling ejek-ejekan dan mungkin mereka ingin mengambil legacy bahwa wilayah Tegal Lega adalah wilayah milik dia. Namun tawuran dapat dicegah dari quick respon Raimas Polresta Bogor Kota dan tim Kujang yang berhasil mengamankan sebelum tawuran. Kami lakukan upaya penahanan kepada tiga orang yang memiliki Sajam," jelasnya.

Halaman :


Editor : Doni Ramdhani