INILAHKORAN, Parung- Proyek RSUD Bogor Utara yang digarap PT. Jaya Semanggi Enjineering dengan total pagu anggaran Rp112 miliar diprediksi hanya tuntas 65 persen pada akhir tahun.
Informasi yang dihimpun InilahKoran, progres pembangunan RSUD Bogor Utara di Desa Cogrek, Parung masih mengalami deviasi negatif kurang lebih 9 persen.
Selain itu, pengerjaan proyek RSUD Bogor Utara baru mencapai 28 persen hingga November 2021.
Konsultan pengawas atau mechanical konstruksi dari PT. Dian Rancang yaitu Ridwan memprediksi maksimal pengerjaan hingga Desember 2021 adalah 65 persen.
"Kalaupun tenga kerja ditambah, waktu kerja 24 jam dan langkah percepatan lainnya, progres pekerjaan pembangunan RSUD Bogor Utara saya prediksi hanya sampai 65 persen," kata Ridwan kepada wartawan, Jumat 12 November 2021.
Menurut Ridwan alasan keterlambatan progres pekerjaan pembangunan RSUD Bogor Utara ini, karena banyak kendala di awal pekerjaaan
"Kita terlambat melaksanakan pekerjaan hingga 1,5 bulan karena kita harus melaksanakan proses cut and fill, lahan di sini dulu rawa hingga butuh pengerasan sebelum dilaksanakan pembangunan RSUD Bogor Utara," terangnya. (Reza Zurifwan)