Anggota Geng Motor di Kota Cimahi Banyak Beranggotakan Pelajar, Kadisdik Bakal Lakukan Hal Ini

Maraknya aksi kriminalitas di Kota Cimahi yang diduga dilakukan geng motor yang beranggotakan para pelajar membuat pemerintah harus segera melakukan langkah preventif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Anggota Geng Motor di Kota Cimahi Banyak Beranggotakan Pelajar, Kadisdik Bakal Lakukan Hal Ini
"Banyaknya geng motor yang beranggotakan pelajar dan kerap meresahkan masyarakat membuat kami harus segera melakukan tindakan pencegahan," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Cimahi Harjono kepada wartawan, Senin 9 Januari 2022. (istimewa)

INILAHKORAN, Ngamprah - Maraknya aksi kriminalitas di Kota Cimahi yang diduga dilakukan geng motor yang beranggotakan para pelajar membuat pemerintah harus segera melakukan langkah preventif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Banyaknya geng motor yang beranggotakan pelajar dan kerap meresahkan masyarakat membuat kami harus segera melakukan tindakan pencegahan," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Cimahi Harjono kepada wartawan, Senin 9 Januari 2022.

Ia mengaku, Dinas Pendidikan Kota Cimahi bakal melakukan langkah preventif dengan bekerjasama dengan TNI/Polri, MUI, dan BNN guna memberikan pembekalan di setiap sekolah.

"Kami turut prihatin dengan kondisi tersebut dan sudah berkomunikasi dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Jawa Barat. Hasilnya, kami sepakat untuk mencoba menekan pada tataran preventif pencegahan dengan bekerjasama dengan sejumlah pihak," ujarnya.

Ia menyebut, salah satu yang bisa dilakukan dengan membuat program MUI Goes to School di mana di dalamnya para pelajar akan diberikan edukasi tentang berbagai hal dari sisi religi.

"Sosialisasi tersebut berkenaan aspek religi, tentang bullying. Termasuk, masalah geng motor bakal dibahas di sana," sebutnya.

Guna mencegah maraknya geng motor, sambung dia, Disdik Kota Cimahi juga bekerja sama dengan Satnarkoba dan BNN Kota Cimahi untuk rutin melakukan sosialisasi. 

"Karena ada kemungkinan remaja yang masuk geng motor ada penyalahgunaan obat terlarang, sehingga dibuatkan edukasi," ujarnya.

Tak hanya itu, sambung dia, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 pihaknya pun telah menyiapkan program pembinaan pelajar yang nantinya bakal bekerjasama dengan Polres Cimahi dan kejaksaan terkait dengan sosialisasi hukum bagi para siswa, terutama kaitan dengan kenakalan remaja.

Selain itu, pihaknya hal ini pun sesuai amanat Pj Wali Kota Cimahi agar bekerjasama dengan TNI. Khususnya, dalam peningkatan wawasan kebangsaan.

"Hal yang harus disampaikan agar para siswa mempelajari kepemimpinan dan wawasan kebangsaan dan pelatihan kedisiplinan. Semoga langkah ini bisa menjadi tindakan pencegahan geng motor," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani