Anies Baswedan-Ridwan Kamil Bukan Boneka Oligarki!

Dukungan untuk Ridwan Kamil maju berpasangan dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024 terus bermunculan. Kali ini, dari Syarikat Islam Jabar.

Anies Baswedan-Ridwan Kamil Bukan Boneka Oligarki!
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didukung maju di Pilpres 2024 bersama Anies Baswedan.

INILAH, Bandung – Dukungan terhadap Ridwan Kamil maju pada kontestasi Pemilihan Presiden 2024 makin kuat. Uniknya, pendukung menduetkannya dengan Anies Baswedan.
Salah satu dukungan itu muncul dari DPW Syarikat Islam (SI) Jawa Barat.

“Kalau Anies Baswedan berduet dengan Ridwan Kamil, kalau perhitungan manusia pasti menang. Mohon maaf agak vulgar, tapi kita tidak basa-basi dalam hal itu,” ucap Ketua DPW SI Jawa Barat, KH Nandang Koswara di Bandung, Minggu (8/5).

Nandang mengatakan pihaknya mendukung dan memberikan dorongan bagi tokoh muda seperti Ridwan Kamil yang konsisten memperjuangkan sistem dan nilai Islam, Pancasila dan UUD 1945.

Baca Juga: Cikampek ke Karawang Habiskan Tiga Jam Gara-gara Macet Parah di Jalan Arteri

Nandang menilai sosok Ridwan Kamil memiliki kapasitas sebagai pemimpin muda yang dibutuhkan Indonesia di situasi sekarang ini.

Dalam beberapa kali diskusi, Nandang menilai Ridwan Kamil sudah menunjukkan komitmen dan kebijakan yang memberikan keberpihakan masyarakat adil dan makmur serta ekonomi masyarakat bingkai Islam, termasuk menjaga kelompok minoritas.

“Tentu visi misi Kang Emil didukung walau masih dini. Namun, kami tetap memberikan dukungan melalui proses yang akan berjalan ke depan,” katanya usai silaturahim DPW SI Jabar di Bandung.

Bahkan agar bisa memenangkan Pilpres 2024, pihaknya berharap Ridwan Kamil bisa berduet dengan Anies Baswedan. Menurutnya kedua tokoh tersebut dinilai merupakan angkatan muda yang memiliki komitmen keberpihakan pada rakyat.

Baca Juga: Relate dengan Kehidupan, Ini 3 Hubungan Orang Tua dan Anak yang Menarik Perhatian dalam Drama 'Our Blues'

Nandang juga mengakui harapan ini datang dari jamaah dakwah-dakwah yang sering digelar SI.

“Anies dan Ridwan Kamil duet. Memang saat ini serba memungkinkan dengan siapa pun. Tapi Syarikat Islam berharap, dari dakwah-dakwah kelompok kecil, kita berharap ada manuver ke arah situ (duet Anies-Ridwan Kamil). Tidak menjadi boneka oligarki. Kita ingin pilihan rakyat murni,” tuturnya.

SI Jabar sendiri menurutnya sebagai organisasi dagang Islam tetap berpegang pada regulasi dewan SI Pusat untuk fokus mengedepankan dakwah ekonomi.

Namun tidak tertutup pintu bagi para kadernya untuk berpolitik. Salah satunya, pihaknya mengizinkan Sekretaris DPW SI Jabar untuk bergabung dalam Gerakan Nasional Indonesia Juara (GNIJ) yang menjadi motor relawan pendukung Ridwan Kamil.

Baca Juga: Ramai Dikunjungi Wisatawan, Pelaku UMKM di KBB Terapkan Strategi Ini

“GNIJ kami sangat mengapresiasi. Karena kondisi negara Kesatuan Republik Indonesia membutuhkan anak cerdas untuk memimpin negeri ini. Kita prihatin kondisi saat ini. Negara membutuhkan suplemen,” ujarnya.

Di tempat yang sama, relawan Ridwan Kamil yang tergabung dalam GNIJ Jabar bersama DPW SI Jawa Barat secara khusus menggelar silaturahim akbar sekaligus mendorong Ridwan Kamil maju dalam Pilpres 2024.

“Ini bagian dari ikhtiar masyarakat Jawa Barat. Mendukung dan siap memenangkan Ridwan Kamil sebagai Presiden Republik Indonesia mendatang,” kata Sekretaris Wilayah SI Jawa Barat, Suhara Iskandar.

Dia menjelaskan dukungan elemen masyarakat terhadap Ridwan Kamil untuk memimpin Indonesia terus mengemuka. Terlebih di Jawa Barat telah banyak prestasi dan inovasi yang ditorehkan-nya selama ini.

Baca Juga: Ramai Dikunjungi Wisatawan, Pelaku UMKM di KBB Terapkan Strategi Ini

“Masyarakat menjagokan Kang Emil sebagai presiden, bukan tanpa alasan. Kepeduliannya atas pemberdayaan ekonomi umat jadi salah satu faktor pendukung,” tuturnya.

Suhara membeberkan program "One Pesantren One Product" (OPOP), "Satu Desa Satu Hafizh" (Sadesha), "English For Ulama" hingga penerbitan Perda Pesantren, menunjukkan keseriusan Ridwan Kamil dalam peningkatan kesejahteraan umat Islam.

“Tidak banyak pemimpin yang menaruh perhatian besar dalam bidang keagamaan dan keumatan sebagaimana Kang Emil,” imbuhnya.

Dukungan terhadap Ridwan Kamil dan Anies Baswedan juga muncul dari Gerakan Pilihan Guru. Mereka menyandingkan Anies-Emil untuk menjadi bakal calon Presiden dan Wakil Presiden, atau bisa pula Emil-Anies.

Baca Juga: Terkuak, Ternyata Ini Motif Pelaku Pembunuhan Wiwin Setiani Asal Padalarang

Koordinator Gerakan Pilih Guru atau Gerakan Pilih Pendidik Iwan Hermawan mengatakan, kalau memang disepakati, tinggal bagaimana kesepakatan mereka berdua guna menghadapi tahun politik 2024.

“Kami dari Gerakan Pilih Guru atau Gerakan Pilih Pendidik sangat beralasan menyandingkan mereka. Keduanya memiliki latar belakang pendidik,” kata Iwan Hermawan, Minggu (8/5).

Menurut dia, Anies adalah salah seorang dosen yang juga menjadi Rektor Universitas Paramadina. Sedangkan Ridwan Kamil tercatat sebagai dosen di ITB.

Baca Juga: Syarikat Islam Jabar Dukung Ridwan Kamil Berpasangan dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024

“Kalau kita melihat dari sejarah negeri ini banyak orang pergerakkan dan akhirnya menjadi pemimpin dibidani oleh guru, seperti Soekarno, Hatta, Sudirman, Agus Salim, Ki Hajar Dewantara dan lain-lain. Tak heran seandainya pemimpin ke depan bangsa Indonesia juga berasal dari pendidik,” ujarnya.

Dia berharap, jika memang program Gerakan Pilih Guru atau Gerakan Pilih Pendidik ini bisa tersosialisasi secara nasional, diharapkan para guru, siswa, pemilih pemula, alumni sekolah, orang tua murid, semua akan menyalurkan aspirasi untuk memilih presiden-wakil presiden yang berlatar belakang dari pendidik.

Baca Juga: Polresta Bogor Kota Selidiki Aksi Pencopetan yang Viral di Medsos, Siagakan Petugas di Keramaian

“Mudah-mudahan dengan latar belakang pimpinan kita dari pendidik, bangsa Indonesia akan lebih baik lagi . Saya kira negeri ini akan lebih bagus. Sebagai contoh bahwa penyusun Piagam Jakarta itu ada 9 orang, dari 9 orang itu 6 orang adalah pendidik. Sekali lagi kami mendukung untuk menyandingkan antara Anies Baswedan dengan Ridwan Kamil,” paparnya. (okky adiana/Rianto Nurdiansyah/ing)

 

 

 


Editor : inilahkoran