Antisipasi Kejahatan dan Tawuran, Polresta Bogor Kota Gelar Apel Sispamwil
Polresta Bogor Kota menggelar apel Sistem Pengamanan Wilayah (Sispamwil) bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bogor Utara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Polresta Bogor Kota menggelar apel Sistem Pengamanan Wilayah (Sispamwil) bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) di Lapangan Kresna, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara.
Tujuan apel ini untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan di wilayah yang terkait dengan kejadian yang ada di masyarakat khususnya berkaitan dengan kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan Sispamwil ini juga diikuti oleh 88 anggota satpam yang ada di wilayah Kecamatan Bogor Utara beserta anggota Bhabinkamtibmas.
Baca Juga: 25 Personel Polresta Bogor Kota Diberi Penghargaan, Ini Prestasinya
"Apel ini dilaksanakan di enam Polsek di tempat yang banyak menggunakan tenaga satuan pengamanan. Sispamwil ini bertujuan agar para satpam itu berdaya, lebih dekat dan mengerti harus berkorasi dengan siapa dan tidak bekerja secara parsial," ungkap Susatyo usai apel, Rabu 13 Oktober 2021.
Susatyo melanjutkan, para satpam mengemban tugas kepolisian secara terbatas, tidak bisa bekerja hanya dilingkungan kerjanya saja.
"Karena itu kami ajak untuk memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar," tambah Susatyo.
Baca Juga: RM Tewas Bersimbah Darah di Depan SMAN 7 Kota Bogor, Tersangka Mengaku Terbakar Dendam
Susatyo pun mencontohkan, di sepanjang Jalan Pandu Raya tingkat kejahatan cukup tinggi baik terkait tawuran antar pelajar, pecah kaca dan lainnya.
"Sepanjang jalan pandu raya tindak kejahatan cukup tinggi baik itu berbagai aksi-aksi kejahatan seperti yang kemarin terjadi di SMAN 7 Kota Bogor maupun kejahatan lainnya adanya pecah kaca, pencurian dan sebagainya," tuturnya.
Melalui apel tersebut, dia meminta ada tindakan secara berkelanjutan tempatnya boleh bergantian setidaknya para kepala satpam di masing-masing saling bertukar informasi.
Baca Juga: Malam Berdarah di Depan SMA 7 Bogor, Polisi Ringkus Dua Remaja, Sita Enam Senjata Tajam
"Dengan begitu, diharapkan apabila ada kejadian yang mencurigakan ataupun potensi-potensi terjadinta tindak kejahatan lainnya bisa diantisipasi lebih dini," jelasnya.
"Jadi kalau ada yang mencurigakan di tempat lain jangan berpikir itu bukan wilayah kerja saya. Terlebih, sekarang banyak satpam menggunakan seragam mirip Polri sehingga harus mengerti betul kepolisian sebagai institusi," pungkasnya.***(rizki mauludi)
Editor : inilahkoran


