Antisipasi Kemacetan Arus Mudik Lebaran, Dishub KBB Sudah Kantongi Strategi
Dishub KBB sudah menyiapkan beberap strategi untuk menantisipasi kemacetan saat arus mudik Lebaran 2026
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Mochammad Ridwan Evi mengungkapkan serangkaian upaya manajemen rekayasa lalu lintas yang telah direncanakan untuk mengantisipasi kemacetan selama periode angkutan Lebaran Idulfitri 1447 H/2026 M.
Ridwan menjelaskan, pengelolaan lalu lintas difokuskan pada beberapa wilayah strategis yang menjadi titik rawan kemacetan di KBB, dengan menggandeng Polres Cimahi Cimahi, Polsek se-KBB, serta organisasi angkutan daerah(Organda).
"Di kawasan Padalarang, khususnya di depan Pasar Tagog, kami melakukan kanalisisasi jalur angkutan umum dan penataan parkir mulai dari pintu masuk hingga pintu keluar pasar, penyesuaiannya akan disesuaikan dengan situasi lalu lintas yang terjadi," kata Ridwan, Senin 16 Maret 2026.
Selain itu, jelas Ridwan, pihaknya juga melakukan kanalisisasi untuk memisahkan penyeberangan orang di Persimpangan Tagog dan Simpang Purabaya.
"Petugas pengatur lalu lintas juga ditempatkan di kedua persimpangan tersebut, serta di sekitar Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Padalarang untuk memastikan kelancaran aliran kendaraan," jelasnya.
Sementara untuk kawasan Lembang yang menjadi tujuan wisata utama dan sering mengalami kepadatan kendaraan, lanjut Ridwan, Dishub KBB bersama Polres Cimahi telah memasang kanalisisasi menggunakan traffic cone di beberapa titik strategis.
"Pemasangan kita lakukan di Persimpangan Beatrik, Simpang Grandhotel, depan Farmhouse, depan Floating Market, dan Persimpangan Cibogo," sebutnya.
"Jika terjadi kemacetan, kendaraan dari arah Subang atau Lembang yang akan menuju Bandung akan diarahkan melalui jalan alternatif yaitu Jalan Punclut atau Jalan Dago Giri," sambungnya.
Selain itu, bakal diterapkan sistem satu arah atau contra flow dari arah Lembang menuju Bandung dan sebaliknya jika kondisi lalu lintas menjadi sangat padat, dengan dukungan dari Polres Cimahi dan Polsek Lembang.
"Kami juga akan melakukan monitoring lalu lintas secara mobile ke beberapa ruas jalan yang menghubungkan kawasan wisata di Cisarua, Parongpong, dan Lembang," sebutnya.
Kemudian, di wilayah BBS atau Cihampelas, personel petugas pengatur lalu lintas ditempatkan di Persimpangan BBS dan sekitar Pasar Cihampelas, dengan koordinasi yang erat dengan Polsek Cililin.
"Ini dilakukan untuk mengurangi antrian kendaraan yang sering terjadi di area tersebut selama musim libur," ucapnya.
Untuk wilayah Cipatat, Dishub KBB bekerja sama dengan Polsek Cipatat memasang kanalisisasi menggunakan traffic cone di sekitar Pasar Saguling dan Rajamandala Kulon.
"Personel petugas juga ditempatkan di kedua lokasi tersebut untuk mengatur aliran lalu lintas dan meminimalisir kemacetan," tandasnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

