Antisipasi Macet Mudik Lebaran, Tim Urai Motor Senyum Disiagakan di Titik Strategis

Ditlantas Polda Jabar sudah menyiapkan tim urai motor senyum yang akan mengurai kemacetan dan kepadatan selama arus mudik Lebaran 2026

Antisipasi Macet Mudik Lebaran, Tim Urai Motor Senyum Disiagakan di Titik Strategis
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Raydian Kokrosono

INILAHKORAN.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menyiapkan Tim Urai Motor Senyum untuk mengantisipasi potensi kemacetan saat arus mudik Lebaran 2026. Tim ini akan disiagakan di sejumlah titik strategis jalur mudik di Jawa Barat, mulai dari rest area KM 57 dan KM 63 Tol Jakarta-Cikampek, jalur Pantura hingga jalur Selatan, guna membantu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan humanis kepada para pemudik.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Raydian Kokrosono mengatakan pihaknya telah memberikan pelatihan khusus kepada anggota Tim Urai Motor Senyum dan seluruh personel Polres jajaran yang akan bertugas di lapangan.

“Dua pekan ke depan kita akan menghadapi situasi yang menuntut keahlian dan kesabaran. Kami berikan pelatihan public speaking dan masalah psikologi agar petugas mampu berkomunikasi dengan baik dan humanis,” ujar Raydian, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, Tim Urai Motor Senyum akan bergerak di berbagai jalur utama yang diprediksi menjadi titik kepadatan kendaraan selama musim mudik, seperti Tol Trans Jawa, jalur Pantura, dan jalur Selatan Jawa Barat. Para petugas juga telah mengikuti simulasi pelatihan untuk memastikan kesiapan saat menghadapi kondisi nyata di lapangan.

Menurut Raydian, salah satu tantangan yang kerap muncul saat arus mudik adalah kondisi psikologis pemudik yang berada dalam tekanan akibat kemacetan panjang. Karena itu, petugas dibekali kemampuan komunikasi yang baik agar mampu menyampaikan arahan secara humanis dan efektif kepada masyarakat.

“Kendala yang mungkin dihadapi petugas adalah masyarakat yang belum sepenuhnya menerima teguran atau penyampaian dari petugas. Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan agar petugas mampu menyampaikan pesan secara humanis dan efektif,” katanya.

Selain membantu mengurai kemacetan, tim ini juga disiapkan untuk merespons cepat berbagai kendala di jalur mudik. Petugas akan bergerak jika terjadi kendaraan mogok atau pemudik yang mengalami kendala seperti kehabisan bahan bakar di jalur yang telah dipetakan.

Di rest area KM 57 dan KM 63 Tol Jakarta-Cikampek, masing-masing akan disiagakan sekitar 20 personel. Sementara di rest area lainnya, jalur arteri, serta pos pengamanan dan jalur utama, minimal 10 personel akan ditempatkan untuk memastikan respons cepat terhadap berbagai situasi di jalan.

“Kami juga siaga jika terjadi kendala seperti mobil mogok atau kehabisan bensin di jalur yang sudah ter-plotting. Tim ini akan bergerak cepat untuk membantu dan mengurai kemacetan,” tuturnya.

Dengan persiapan tersebut, Ditlantas Polda Jawa Barat berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.


Editor : Ahmad Sayuti