Arus Balik Mudik Lebaran Melandai, Dishub KBB Ungkap Penyebabnya 

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat jumlah kendaraan yang melintas saat arus balik lebaran tahun 2023 cenderung melandai.

Arus Balik Mudik Lebaran Melandai, Dishub KBB Ungkap Penyebabnya 
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat jumlah kendaraan yang melintas saat arus balik lebaran tahun 2023 cenderung melandai./Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Perhubungan (dishub) kabupaten bandung barat (KBB) mencatat jumlah kendaraan yang melintas saat arus balik lebaran tahun 2023 cenderung melandai.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan pihaknya, volume arus balik kendaraan yang melintas di Jalan Raya Padalarang mengalami penurunan dan didominasi oleh kendaraan roda.

Kendati demikian, volume kendaraan tidak siginfikan dan sudah terjadi dari H+1 lebaran atau Minggu 23 April 2023.

“Arus balik sedang berlangsung, tapi didominasi roda dua, jadi secara volume mengalami penurunan," kata Kepala Dinas Perhubungan (dishub) kabupaten bandung barat (KBB) Fauzan Azima saat dihubungi, Selasa 25 April 2023.

Sementara itu, jelas dia, untuk kepadatan yang diakibatkan arus balik mudik lebaran memang ada seperti hambatan samping yang mengganggu aktivitas kapasitas di pinggir jalan.

"Tapi, itu pun bisa berjalan lancar," imbuhnya.

Ia menyebut, untuk jumlah kendaraan yang masuk ke arah Bandung dari pukul 00.00 - 16.00 WIB tercatat ada 2.098 kendaraan.

"Sebaliknya, untuk kendaraan yang menuju arah Cianjur tercatat sebanyak 1.528 kendaraan," sebutnya.

Fauzan menilai, kondisi arus balik  yang melandai di Jalan Raya Padalarang ini disebabkan pengaruhnya kebijakan untuk menunda kembali mudik oleh Presiden Jokowi

”Jadi, ada kebijakan pelonggaran untuk menunda balik. Itu kemungkinan berpengaruh, sehingga masyarakat mengatur kembali ritme baliknya agar tidak semua bertumpuk di waktu yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Kendati begitu, jelas dia, pihaknya memprediksi bakal terjadi lonjakan besar arus balik malam ini. Hal itu lantaran sebagian sudah masuk kerja dan sekolah, namun tidak akan terjadi kepadatan. 

"Prediksi hari ini, besok kan sudah mulai kerja, ketika ada kebijakan menunda ya kemungkinan besar tidak akan terdistribusi tidak akan terpaku pada satu titik," jelasnya.

Ia menambahkan, dishub KBB juga menurunkan petugas untuk memantau arus balik mudik hingga H+7 lebaran.

“Kalau pemantauan jadwalnya sampai 29. Bahkan, hingga 2 mei malahan. Jadi, pemantauan terus sampai H+7,” tukasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana