Pemkab Bogor Usulkan Underpass, Ini Pendapat Kapolres Bogor untuk Urai Kemacetan di Puncak
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan mengusulkan pembangunan underpass di simpang Pasar Cisarua ke Kementerian Perhubungan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan mengusulkan pembangunan underpass di simpang Pasar Cisarua ke Kementerian Perhubungan.
Hal itu, agar keberadaan underpass bisa mengurai kemacetan lalu lintas, dimana selain simpang Pasar Cisarua, pertigaan Megamendung, pertigaan Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Rest Area Puncak dan Masjid Attaawun juga menjadi titik kemacetan di Kawasan Puncak.
"Sesuai dengan arahan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan, Dishub akan usulkan ke Kemenhub untuk membangun underpass di simpang Pasar Cisarua," kata Kepala Dishub Kabupaten Bogor Agus Ridho kepada wartawan, Selasa, 25 April 2023.
Terkait kemacetan lalu lintas di pertigaan Megamendung, Agus Ridho mengusulkan agar ada pembebasan lahan untuk dibangun jalan pintas menuju jalur alternatif utara.
"Jalur alternatif utara harus tersambung, oleh karenanya harus dibebaskan sebagian lahan, baik di Desa Cipayung maupun Desa Megamendung," sambung Agus Ridho.
Sebelumnya, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengusulkan agar Kemenhub membangun underpass di Jalan Raya Puncak atau simpang Pasar Cisarua.
Nantinya, masyarakat yang akan menuju Pasar Cisarua, dari arah Kelurahan Cisarua bisa menggunakan underpass itu.
"Untuk mengurai kemacetan di P
kawasan Puncak, salah satu solusinya di simpang Pasar Cisarua harus dibangun underpass, supaya tidak ada silang kendaraan yang membuat kondisi lalu lintas jadi macet," ujar Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin berpendapat bahwa keberadaan underpass tidak membuat kemacetan lalu lintas terurai, tetapi hanya memindahkan titik kemacetan di sisi lainnya.
"underpass itu hanya memindahkan titik kemacetan lalu lintas, solusi yang baik itu dengan melebarkan jalan atau membuat jalur baru seperti Jalan Tol Caringin-Puncak-Cianjur maapun Jalan Puncak II," ungkap AKBP Iman Imaanudin. (Reza Zurifwan)***
Editor : JakaPermana

