Asik Buat Konten Foto, Anak Belasan Tahun Tewas Tertemper Kereta Api
Seorang remaja tewas setelah tertabrak kereta api saat membuat konten foto di stasiun banjar
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - ISG (13) tewas saat membuat konten foto, karena tertemper kereta api di KM spoor 309+1 petak jalan Stasiun Banjar - Karangpucung, Senin, 16 Desember 2024. Adapun kejadian korban tertemper sekitar pukul 08.58 WIB.
Manajer Humas Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung PT Kereta Api Indonesia, Ayep Hanapi membernarkan kejadian tersebut.
"Kayanya (lagi) hunting-hunting foto (buat medsos)," kata dia saat dikonfirmasi.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawa korban tak tertolong.
"Korban di evakuasi oleh tim inafis kota Banjar dan PMI kota Banjar," ucapnya.
Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA 251 Serayu mengalami keterlambatan tujuh menit untuk melakukan Berhenti Luar Biasa di Stasiun Karangpucung.
"(Kereta) Berhenti untuk pemeriksaan Rangkaian. setelah di cek tidak ada gangguan kereta melaju," ujarnya.
Ayep menghimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun yang membahayakan nyawa di jalur kereta api, termasuk pembuatan konten media sosial. Hal itu juga berpotensi melanggar Pasal 199 UU Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
"Kami terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi jalur rel dan tidak melakukan aktivitas seperti berjalan, bermain, atau berfoto di jalur rel," imbau Ayep.
Menurutnya, masinis akan membunyikan klakson berupa seruling lokomotif setiap melewati pintu perlintasan atau terdapat bahaya yang menghalangi di depannya. Itu tertuang dalam standar operasional perjalanan kereta api.
"KAI juga secara rutin melakukan sosialisasi ke masyarakat dan berkoordinasi dengan kewilayahan setempat terkait bahaya beraktivitas di jalur KA," ucapnya.
"Selain itu, KAI secara konsisten berjaga di titik-titik rawan serta melakukan patroli rutin keamanan di jalur KA," sambung dia.
Sementara itu, dari bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat ada 18 kejadian kendaraan menemper KA di perlintasan sebidang wilayah Daop 2 Bandung. Adapun rinciannya 7 korban luka-luka dan 8 orang meninggal dunia.
Sedangkan peristiwa orang tertabrak kereta api tercatat ada 49 kejadian dengan 13 orang luka dan 36 orang meninggal dunia.
"Banyaknya insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjauhi area rel, yang bukan hanya area terlarang tetapi juga sangat berisiko," kata dia.
Editor : Ahmad Sayuti
