Aspikom Jawa Barat Gandeng UM Cirebon Siapkan Implementasi Kerjasama dengan Dua Kampus Thailand
Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon, turut serta bersama ASPIKOM Korwil Jawa Barat melakukan penandatangan MoU dan MoA serta kegiatan diskusi sharing program Prodi Ilmu Komunikasi, dengan Rajamanggala University dan Pathum Thani University di Bangkok, Thailand.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon-Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon, turut serta bersama aspikom Korwil Jawa Barat melakukan penandatangan MoU dan MoA serta kegiatan diskusi sharing program Prodi Ilmu Komunikasi, dengan Rajamanggala University dan Pathum Thani University di Bangkok, Thailand.
Kini, Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Jawa Barat mulai melakukan koordinasi dalam pendataan program studi yang berminat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pada Kamis sore, 17 Maret 2023 dilakukan sosialisasi berbagai program yang akan dilangsungkan tahap 1 kepada ketua program studi anggota Aspikom Jawa Barat yang beranggotakan 44 prodi dari jenjang diploma, sarjana, master hingga doktoral. Program terdekat yang rencananya akan mulai dilaksanakan adalah sharing learning dan summer course bagi mahasiswa, magang di perusahaan Thailand mitra dan program community services bagi dosen yang berminat mengajar Bahasa Indonesia di Thailand. Sosialisasi ini digelar secara virtual dan membuka saran pengembangan kerjasama yang lebih lanjut antara pihak yang terlibat.
Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (Aspikom) Jawa Barat telah menandatangani naskah kerjasama dengan dua universitas terkemuka di Bangkok, Thailand mulai tanggal 28 Februari sampai 1 Maret 2023. Penandatanganan dengan Universitas Rajamanggala dan Universitas Pathum Thani ini dilakukan oleh Ketua Aspikom Jabar, Dr. Ani Yuningsih, M.Si di Bangkok.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan prodi Ilmu Komunikasi dari sejumlah perguruan tinggi di Jabar di antaranya Universitas Islam Bandung (Unisba), Universitas Pasundan (Unpas), Universitas Islam Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD), Universitas Sangga Buana (USB), termasuk Universitas Muhammadiyah Cirebon (UM Cirebon).
Pada saat penandatanganan, dari pihak Universitas Rajamangala hadir Prof Arus Kongrungchok,Ph.D, dan Supot Rattanapun, Ph.D serta dari Universitas Pathum Thani diwakili Dr. Nithima Yuenyong sebagai wakil presiden universitas tersebut, juga hadir dekan, ketua program International College, wakil rektor, serta pejabat lainnya.
Perwakilan dari Indonesia hadir pula Prof. Dr. Hj. Neni Yulianita, M.S. Prof. Dr. Ike Junita Triwardhani, M.Si, Dr. Dedeh Fardiah, M.Si, Dr. Tresna Wiwitan, M.Si, Indri Rachmawati, S.Sos , M.I.Kom, Drs. Alex Sobur, M.Si, Dr. Ferry Darmawan , MDs, Dr. Betty Tresnawaty, M.I.Kom, Dyah Rahmi Astuti, S.Sos., M.Si, CPR, Ida Riaeni, S.Sos., M I.Kom, serta Pupi Indriati Zaelani, S.Sos, M.Si.
Ketua ASPIKOM Jabar, Dr. Hj. Ani Yuningsih, M.Si, mengemukakan pemilihan kerjasama dengan kampus di Thailand dikatakan karenaku ASPIKOM menilai jika saat ini Pendidikan tinggi di Thailand sudah banyak yang bertaraf internasional, khususnya untuk Ilmu Komunikasi.
“Beberapa universitas di Thailand lebih unggul baik teknologi, budaya dan juga khususnya pariwisata. Mereka pandai memikat minat wisatawan internasional untuk berkunjung ke Thailand,” katanya.
Menurut Ani Yuningsih, penandatanganan MoU dan MoA ini, sebagai bentuk kesepakatan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian dan bidang kemahasiswaan.
Kegiatan kerja sama berupa student exchange dan student mobility, bidang penelitian berupa Joint Research, publikasi ilmiah, konferensi internasional, studium general, community services dan kegiatan lainnya yang bertaraf internasional yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh prodi ilmu komunikasi anggota Aspikom Jabar.
Saat awal kesepakatan kerjasama, Ani Yuningsih dan pihak PT dari Thailand berharap program kerjasama internasional tersebut, segera ditindaklanjuti serta direalisasikan secara berkala dan berkesinambungan, baik untuk program studi D3, Sarjana, Magister maupun program Doktoral, sehingga dokumen MoU dan MoA tersebut tidak menjadi sleeping document.
Selain itu, kerjasama juga dapat mencakup kegiatan lainnya yang bertaraf internasional.
Lewat penandatanganan naskah ini, kedua belah pihak berharap kerja sama dapat segera direalisasikan secara berkala dan berkesinambungan.
"Sehingga dokumen Mou dan MoA tersebut tidak menjadi Sleeping Document," ujar Ani dengan optimis.
Pada kesempatan lain, Kaprodi Ilmu Komunikasi UMC, Ida Ri’aeni yang turut dalam kunjungan kerjasama mengemukakan harapannya terkait program kerjasama yang tengah digagas.
“Prodi-prodi Ilmu Komunikasi yang tergabung dalam ASPIKOM diharapkan bisa terlibat aktif mengirimkan wakilnya untuk implementasi program kerjasama. Semoga ada mahasiswa atau dosen Ilmu Komunikasi UMC yang bisa ikut dalam program summer course atau community services. Kami juga berharap bisa terjadi pertukaran mahasiswa. Ada mahasiswa Thailand yang berminat mengikuti kuliah di Jawa Barat. Cirebon yang kaya akan budaya, bisa menjadi salah satu pilihan menarik,” terang Ida yang merupakan Pengurus Departemen Kurikulum dan Pembelajaran Aspikom Jawa Barat.
Ia berharap setelah kerjasama tersebut maka akan terjalin hubungan yang baik dengan beberapa perguruan tinggi di Thailand, bukan hanya dengan Universitas Rajamangala dan Pathum Thani University Thailand saja namun nanti akan menyusul kampus lainnya di Asia. Hal ini tentu bisa meningkatkan rekognisi internasional bagi UMC, khususnya bagi Prodi Ilmu Komunikasi.***
Editor : JakaPermana

