Ayah Christiano Tarigan Bantah Isu Bayar Uang ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Sleman
Setia Budi Tarigan, ayah dari Christiano Pengarapenta Pengidahan Tarigan, membantah keras tuduhan soal pemberian uang ke keluarga korban.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Setia Budi Tarigan, ayah dari Christiano Pengarapenta Pengidahan Tarigan, membantah keras tuduhan yang menyebutkan dirinya telah memberikan uang kepada keluarga korban kecelakaan maut yang melibatkan putranya dan menewaskan Argo Ericho Afandhi, mahasiswa Fakultas Hukum UGM.
Dalam pernyataan video yang diterima media pada Minggu (1/6), Setia Budi menegaskan bahwa tidak pernah ada pembicaraan dengan pihak keluarga korban terkait kompensasi atau uang perdamaian.
"Informasi itu tidak benar. Kami sama sekali belum pernah membahas soal uang. Komunikasi kami sejauh ini hanya terbatas pada proses pemulangan jenazah dan pemakaman almarhum Argo," tegasnya.
Setia Budi menjelaskan bahwa saat mendapat kabar kecelakaan pada Sabtu (24/5) dini hari sekitar pukul 01.15 WIB, ia langsung berangkat ke Yogyakarta untuk mendampingi putranya yang berada di Polresta Sleman. Ia juga menyempatkan diri datang ke RS Bhayangkara untuk memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah korban, dan bertemu dengan ibunda korban, Meiliana, guna menyampaikan belasungkawa secara langsung.
"Saya dan istri saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Kami juga menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga besar almarhum Argo," ucap Setia Budi.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, Christiano dalam kondisi sadar dan tidak berada di bawah pengaruh alkohol maupun narkotika saat mengemudi. Hal itu juga telah dibuktikan melalui hasil tes urine.
Selain itu, Setia Budi mengungkapkan bahwa putranya tidak melarikan diri usai kejadian. Christiano bahkan sempat meminta bantuan warga sekitar dan tetap berada di lokasi hingga polisi datang.
“Sejak dibawa ke Polresta Sleman, putra saya langsung mengikuti seluruh proses pemeriksaan hingga kini ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.
Setia Budi pun menegaskan komitmen keluarganya untuk mengikuti proses hukum secara terbuka dan mendukung sepenuhnya penegakan hukum yang adil.
“Kami mohon kepada masyarakat untuk menahan diri dan mengikuti jalannya proses hukum yang sedang berlangsung,” tutupnya.
Editor : Firda Rachmawati

