Idul Adha Jatuh di Hari Jumat, Apakah Shalat Jumat Masih Wajib? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan terkait pelaksanaan sholat Jumat, apakah tetap dilakukan jika bertepatan dengan Idul Adha?

Idul Adha Jatuh di Hari Jumat, Apakah Shalat Jumat Masih Wajib? Ini Penjelasan Buya Yahya

INILAHKORAN - Saat Idul Adha jatuh tepat pada hari Jumat, muncul pertanyaan di kalangan umat Muslim: apakah shalat Jumat tetap wajib dilakukan setelah menunaikan shalat Idul Adha di pagi hari?

Menjawab hal ini, Buya Yahya memberikan penjelasan melalui kanal YouTube Al Bahjah TV. Ia menegaskan bahwa menurut madzhab Syafi’i, kewajiban shalat Jumat tetap berlaku meskipun hari raya bertepatan dengan hari Jumat.

“Dalam madzhab Syafi’i, shalat Jumat tetap wajib meskipun pagi harinya sudah melaksanakan shalat Idul Adha,” ujar Buya Yahya dikutip Senin, 2 Juni 2025.

Ia menyebutkan bahwa tidak ada perbedaan pendapat dalam madzhab Syafi’i mengenai hal ini. Namun, pandangan berbeda ditemukan dalam madzhab Hambali, yang membolehkan tidak shalat Jumat bagi mereka yang telah melaksanakan shalat Id.

Buya Yahya kemudian menjelaskan alasan di balik keringanan dalam madzhab lain, terutama berdasarkan konteks geografis dan kondisi zaman dahulu.

Di masa lalu, masyarakat Arab yang tinggal di daerah terpencil harus menempuh perjalanan yang sangat jauh dan berat untuk bisa mencapai masjid kota.

"Kalau dulu orang-orang tinggal di lembah-lembah, jauh dari kota. Mereka harus melewati medan berat untuk ke masjid besar seperti Masjid Nabawi. Maka, setelah shalat Id, pulang lalu kembali lagi siangnya untuk shalat Jumat bisa sangat menyulitkan," jelas Buya.

Dalam kondisi demikian, kata Buya Yahya, sebagian ulama memberikan keringanan, terutama bila jarak dan medan menjadi penghalang utama. Namun, bagi yang tinggal di daerah yang mudah dijangkau, shalat Jumat tetap harus ditunaikan sesuai ketentuan madzhab Syafi’i.


Editor : Firda Rachmawati