Harga Cabai di Jabar Masih Tinggi Pasca-Iduladha, Cuaca Ganggu Pasokan

harga cabai merah besar di sejumlah daerah ada yang menembus Rp135 ribu per kilogram.

Harga Cabai di Jabar Masih Tinggi Pasca-Iduladha, Cuaca Ganggu Pasokan

INILAHKORAN.ID - Harga Cabai masih tinggi pasca-Iduladha 2026. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, dari hasil pemantauan harga pangan strategis tingkat konsumen per 29 Mei 2026, seluruh jenis cabai mengalami kenaikan signifikan.

Bahkan Harga Cabai merah besar di sejumlah daerah ada yang menembus Rp135 ribu per kilogram. Kondisi tersebut akibat cuaca yang belum bersahabat di sejumlah sentra produksi.

Cabai merah besar mengalami kenaikan tertinggi sebesar 8,46 persen dibanding sebelumnya, menjadi Rp74.735 per kilogram. Sementara cabai merah keriting naik 5,45 persen menjadi Rp62.184 per kilogram dan cabai rawit merah meningkat 3,45 persen menjadi Rp83.474 per kilogram.

Di sejumlah kabupaten/kota, Harga Cabai merah besar bergerak pada kisaran Rp58.333 hingga Rp135 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah mencapai Rp66.667 hingga Rp110 ribu per kilogram.

Kepala DKPP Jabar, Linda Al Amin mengatakan, kenaikan harga tersebut dipicu gangguan produksi akibat cuaca ekstrem yang berdampak terhadap produktivitas dan kualitas panen petani.

"Terbatasnya pasokan akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen serta belum adanya pasokan dari sentra penghasil cabai," ujar Linda dalam layanan pesan kepada INILAHKORAN.ID, Selasa (2/6/2026).

Selain cabai, komoditas bawang merah juga masih bertahan di level tinggi. Harga rata-rata komoditas tersebut mencapai Rp49.377 per kilogram, dengan rentang harga di sejumlah daerah antara Rp42.333 hingga Rp70 ribu per kilogram.

"Faktor penyebabnya adalah berkurangnya pasokan dari sentra produksi, akibat faktor cuaca yang berdampak pada produktivitas dan kualitas hasil panen," katanya.

Meski demikian, distribusi pangan secara umum masih berjalan lancar. pasokan Jawa Barat masih ditopang sentra produksi utama seperti Garut, Cianjur, Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung Barat.

Pemerintah daerah kata dia, juga terus melakukan berbagai langkah stabilisasi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), pemantauan harga harian serta koordinasi dengan Satgas Pangan dan distributor.

Ke depan, risiko kenaikan Harga Cabai dan bawang merah masih perlu diwaspadai, seiring memasuki musim kemarau dan potensi terganggunya pasokan dari daerah sentra produksi. ***


Editor : JakaPermana