INILAH, Bogor - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor terus mengembangkan potensi desa wisata yang tersebar hampir di seluruh kecamatan.
Saat ini, dari 25 desa wisata yang sudah beroperasi umumnya mereka tidak hanya mengandalkan objek wisata alam, tetapi objek wisata buatan hingga keberadaan mereka ikut mendongkrak jumlah wisatawan hingga 8,7 juta jiwa di tahun 2018 ini.
Kepala Disbudpar Rahmad Sudjana mengatakan agar lebih menarik wisatawan, sabtu (15/12/2018) jajarannya akan mengadakan Festival Desa Wisata Kabupaten Bogor yang diikuti oleh 25 desa wisata di 14 kecamatan. Kegiatan tersebut akan diadakan di lapangan landing paralayang di Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua.
"Kami menggelar Festival Desa Wisata Kabupaten Bogor karena di Gunung Mas Puncak banyak dikunjungi wisatawan, hingga kami yakin kegiatan promosi ini berjalan dengan efektif," kata Rahmad Sudjana kepada wartawan, Jumat (14/12/2018).
Mantan Kepala Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (Bappenda) ini menerangkan desa-desa wisata yang hadir selain akan memperkenalkan objek wisata yang dimilikinya mereka juga menampilkan seni dan budaya yang dimiliki.
"Selain memberikan informasi lengkap potensi objek wisata desanya, mereka juga akan berataksi kesenian dan kebudayaan yang mereka miliki. Kegiatan ini juga bagian dari hiburan bagi wisatawan yang menghadiri festival ini dan acara ini berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 21.30 WIB," terangnya.
Ayah dari artis Nadia Vega ini menjelaskan untuk lebih meningkatkan kualitas desa wisata, maka pemberdayaan masyarakat harus terus ditingkatkan.
"Sumber daya masyarakat desa wisata terus kita tingkatkan melalui pelatihan dan seminar, alhamdulillah salah satu desa wisata kita yaitu Desa Wisata Batulayang, Cisarua baru-baru ini meraih juara harapan I tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Semoga prestasi yang diraih oleh Desa Batulayang memecut desa-desa wisata lainnya untuk menjadi yang terbaik," jelas Rahmad. (*)