Baha dan Gia Sambut Pengunjung Bazoga

Liburan pergantian tahun ini merupakan masa berbahagia bagi Bazoga. Kelahiran Baha dan Gia menjadi penanda menggeliatnya destinasi keluarga.

Baha dan Gia Sambut Pengunjung Bazoga
Baha dan Gia menyambut para pengunjung Bazoga.

INILAHKORAN, Bandung - Liburan pergantian tahun ini merupakan masa berbahagia bagi Bazoga. Kelahiran Baha dan Gia diharapkan menjadi penanda menggeliatnya destinasi wisata keluarga legendaris itu.

Dengan kelahiran dua ekor anak singa Baha dan Gia itu, koleksi satwa Bandung Zoological Garden (Bazoga) bertambah. Marcomm Bazoga M Sulhan Syafi’i mengatakan, Baha berjenis kelamin jantan sedangkan Gia berjenis kelamin betina. Mereka dilahirkan dari pasangan indukan Tera dan Melin yang berusia sekitar 12 tahun.

“Kelahiran Baha dan Gia itu kado istimewa kita di masa pandemi ini. Kedua anak singa itu menjadi daya tarik sendiri untuk pengunjung Bazoga di awal 2022 ini,” kata Sulhan saat ditemui di lokasi, Minggu 2 Januari 2022.

Baca Juga: PPKM Darurat, Manajemen Bazoga Terpaksa Potong Gaji 84 Karyawannya

Dia menyebutkan, jumlah pengunjung pada liburan akhir tahun itu meningkat signifikan. Jumlah pengunjung pada hari liburan biasa hanya mencapai 1.000 orang. Namun, di masa liburan Nataru itu jumlah pelancong melonjak hingga tiga kali lipat meski pihaknya tidak membuat program khusus.

“Hari Minggu ini sepertinya puncak kunjungan masa liburan akhir tahun ini. Jumlahnya bisa mencapai 3.000an orang. Di liburan sekarang pun kita tidak menaikkan harga tiket masuk. Banderolnya masih seharga Rp50 ribu per orang,” ujarnya.

Pada awal 2022 ini, dia optimistis perekonomian mulai pulih dari dampak pandemi. Meski tahun ini masih dirundung pandemi, Sulhan mengajak masyarakat untuk terus berkunjung ke destinasi wisata keluarga yang dulu akrab dikenal sebagai Kebun Binatang Bandung.

Baca Juga: Libur Lebaran, Bazoga Buka dengan Protokol Kesehatan Ketat

“Harapannya, di tahun 2022 yang masih pandemi ini, mari berkunjung ke Bazoga. Dengan berkunjung, anda ikut andil memberi makan satwa di sini yang jumlah sekitar 850an,” ajaknya.

Untuk itu, protokol kesehatan Covid-19 diterapkan secara ketat. Mulai dari kewajiban mengenakan masker, menjaga jarak, hingga mencuci tangan di titik-titik yang disediakan. Selain itu, jika terjadi penumpukan pengunjung pihaknya akan mengatur barisan antrean agar tidak menimbulkan kerumunan. Bahkan, setiap pengunjung wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi sebagai salah satu tracing yang dipakai.

“Kalau pun ada penumpukan jumlah pengunjung, kita berlakukan sistem buka tutup loket. Dimana jika pengunjung mencapai 1.700-1.800an kita tutup dulu pembelian tiket. Ini dilakukan agar pengunjung di dalam bisa menyebar dulu. Kita pun mengimbau agar pengunjung bisa tertib dan hanya menghabiskan waktu selama dua jam kunjungan agar calon pengunjung lain bisa berekreasi di sini,” tutur Sulhan.

Baca Juga: Foto: Perawatan Kuku Gajah di Bazoga

Sementara itu, terkait kelahiran dua anak singa tersebut dokter hewan Dedi Tri Sasongko menjelaskan proses kelahiran itu dilakukan di Bazoga. Baha dan Gia lahir pada 28 November 2021. Kini, kedua anak singa lucu itu maing-masing berbobot sekitar 6 kg. Sejak lahir, kedua anak singa itu tidak pernah ditangani dan disentuh para keeper. Mereka langsung dirawat Tera dan Melin sebagai induknya.

“Baha dan Gia langsung disusui dan diajak bermain. Hingga dua hari terakhir sudah dikeluarkan ke eksibit yang bisa dilihat pengunjung. Pengunjung tertarik melihat kedua anak singa itu yang kalau disambung namanya menjadi kata BahaGia,” sebutnya.

Agar kebutuhan nutrisinya tercukupi, pihaknya memberikan pakan terbaik baik untuk indukan maupun si anak. Pemberikan pakan istimewa itu juga agar si anak mendapatkan susu kualitas terbaik selama belum bisa makan daging atau makanan pokok lainnya.

Baca Juga: Foto: Sumbang Pakan untuk Binatang Bazoga

Keluarga singa yang tengah berbahagia itu sengaja diletakkan di ruang pamer sebelah Kafe Simba yang bertemakan zona Afrika. Selain bisa melihat singa-singa tersebut, pengunjung bersama keluarga pun bisa bersantap di resto yang berada di tengah-tengah Bazoga itu.

Dari pantauan, selain sajian istimewa keluarga singa tersebut para pengunjung bisa melakukan experience menyenangkan lainnya. Seperti memberi makan satwa mulai dari binturong, jerapah, burung, rusa, hingga gajah. Pengunjung pun dimanjakan dengan sejumlah spot swafoto bersama ular dan burung yang menjadi daya tarik tersendiri. (dnr)


Editor : inilahkoran