Balsa Sang Pembeda
MESKI melalui titik putih alias penalti, Balsa Sekulic memandang lesakan gol miliknya ke gawang DPMM FC sangatlah berarti.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Muhammad Ginanjar
Balsa jadi pembeda saat Maung Bandung menaklukkan DPMM FC dalam laga kedua Piala Presiden 2026 di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (28/7) malam WIB.
Menurutnya, pertandingan kedua babak grup A Piala Presiden 2026 itu sangat berat bagi timnya. Terbukti, pada babak pertama, tidak banyak peluang didapatkan.
“Tetapi di babak kedua, kami menciptakan beberapa peluang,” ujar Balsa usai pertandingan.
Pemain asal Montenegro ini memiliki ambisi besar untuk bisa mencetak gol pada laga itu. Pada akhirnya keinginan itu tercipta meski melalui titik penalti tepat pada menit ke-74.
“Kami sebenarnya harus mencetak dua gol lagi, tetapi saya senang karena saya mencetak gol. Walau penaltinya tidak terlalu bagus, tetapi yang paling penting adalah saya mencetak gol dan tim menang. Gol ya tetap gol,” tegasnya.
Balsa pun meluapkan rasa senangnya atas gol tersebut.
Apalagi ini merupakan gol perdananya bersama tim anyarnya Persib Bandung.
“Saya sangat senang karena itu. Saya katakan sebelumnya bahwa saya harus mencetak gol, dan saya mencetaknya,” ungkap Balsa.
Pemain berusia 28 tahun ini awalnya sempat terkejut setelah rekan setimnya Adam Alis tiba-tiba berkeinginan untuk menjadi eksekutor penalti.
“Dia (Adam) tadinya hanya bicara, ‘Saya yang ambil’, tapi dua menit kemudian dia bilang, ‘Kamu saja yang ambil’.
Saya tidak tahu kenapa. Dia orang yang lucu,” kata Balsa seraya tertawa.
Sementara itu Pelatih Persib, Igor Tolic lempar senyuman usai timnya berhasil mengalahkan DPMM FC.
Igor membeberkan pertandingan di awal musim ini lebih kepada penguatan fisik dan kebugaran pemain ketimbang taktik. Apalagi laga ini merupakan pramusim.
“Anda bisa melihat perbedaan yang cukup besar antara pertandingan pertama dan kedua. Terlihat para pemain mulai merasakan kelelahan pada laga kedua,” ujar Igor usai pertandingan.
Pelatih asal Kroasia ini mengaku sudah berupaya dengan melakukan banyak pergantian pemain. Terutama pemain yang selama ini tidak banyak bermain pada pertandingan pertama.
“Mereka memanfaatkan kesempatan itu dengan sangat baik,” tuturnya.
Igor memastikan Persib memiliki beberapa pemain yang sangat bertalenta.
Dengan jujur, ia menyatakan menyukai penampilan para pemainnya itu.
“Mereka masih muda, tetapi bermain tanpa rasa takut, menikmati kesempatan yang diberikan, menikmati atmosfer stadion, dan menikmati dukungan para suporter,” katanya.
Namun Igor tak ingin menyebut nama satu per satu pemain tersebut. Baginya, dengan dukungan para senior, para pemainnya bermain dengan sangat baik.
“Di babak kedua kami ingin meningkatkan level permainan, bermain dengan tempo yang lebih cepat, dan lebih berbahaya di depan gawang lawan. Para pemain yang masuk dari bangku cadangan memberikan hal itu kepada kami dan berhasil menciptakan banyak peluang. Namun, seiring pertandingan berjalan hingga akhir, Anda bisa melihat level permainan kedua tim mulai menurun, dan itu adalah hal yang normal,” katanya. (bsf)
Editor : Inilahkoran

